Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Menlu Tiongkok: Dunia Tidak Dapat Kembali ke Hukum Rimba

Pratama Karamoy • 2026-03-09 16:47:49

KECAM PERANG: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam jumpa pers kebijakan luar negeri saat Kongres Rakyat Nasional kemarin (8/3).
KECAM PERANG: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam jumpa pers kebijakan luar negeri saat Kongres Rakyat Nasional kemarin (8/3).

BEIJING - Perang yang dipicu serangan Amerika Serikat-Israel dengan Iran dianggap sejatinya tak perlu terjadi. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengutuk perang di Timur Tengah dan mendesak Amerika Serikat untuk menyelesaikan perbedaan pendapatnya dengan Beijing.

"Tinju yang kuat tidak berarti alasan yang kuat. Dunia tidak dapat kembali ke hukum rimba," kata Wang Yi dilansir AFP, Minggu (8/3). Pernyataan Wang itu disampaikan selama pertemuan politik tahunan di Tiongkok yang digelar minggu ini. Wang membahas berbagai isu, termasuk perang dagang dengan Amerika Serikat, ketegangan regional di Laut Cina Selatan, serta perang di Timur Tengah dan Ukraina.

 

"Tahun ini memang merupakan tahun yang penting bagi hubungan Sino-AS," kata Wang. Hubungan antara Tiongkok dan Amerika Serikat diketahui telah tegang sejak Presiden AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih tahun lalu. Ketegangan juga diikuti oleh perang dagang yang menyebabkan kedua negara saling memberlakukan tarif balasan terhadap produk masing-masing. "Kami mengamati beberapa negara membangun hambatan tarif dan mengejar pemisahan serta gangguan rantai pasokan," kata Wang.

 

Baca Juga: 198 Proyek Perumahan Terdampak Kebijakan Lahan Sawah Dilindungi

 

Dia menilai tindakan ini seperti mencoba memadamkan api dengan bahan bakar. "Pada akhirnya, tindakan tersebut akan berbalik dan merugikan diri sendiri," ucapnya.

Meskipun Tiongkok dan Amerika Serikat tidak dapat mengubah satu sama lain, Wang berharap Tiongkok dapat mengubah cara berinteraksi satu sama lain. Dia juga mendesak kedua belah pihak untuk menciptakan lingkungan yang sesuai, mengelola perbedaan yang ada, dan menghilangkan campur tangan yang tidak perlu. (raf/len/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#global