BEIJING – Tiongkok semakin memperkuat ambisinya sebagai kekuatan dominan dalam energi terbarukan global melalui percepatan pembangunan tenaga angin lepas pantai. Dalam kerangka Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030), target kapasitas terpasang yang tersambung ke jaringan listrik nasional dipatok melebihi 100 juta kilowatt pada akhir periode tersebut.
"Langkah selanjutnya adalah menguatkan dukungan kebijakan untuk eksplorasi tenaga angin laut dalam dan jauh, mendorong perkembangan tenaga angin lepas pantai yang terstandardisasi dan teratur, serta memprioritaskan pembangunan sejumlah proyek besar," kata pejabat Departemen Energi Baru dan Terbarukan Tiongkok seperti dikutip Global Times.
Baca Juga: Ketua Oposisi Taiwan Jembatani Perdamaian dengan Tiongkok
Bukti nyata dari strategi ini terlihat di Provinsi Hainan. Turbin dengan hub setinggi 139,4 meter dan panjang baling-baling 118 meter mulai beroperasi di ladang angin lepas pantai Qiyuan, yang dikelola Longyuan Power di bawah China Energy Investment Corp. Turbin tersebut diperkirakan menghasilkan lebih dari 1,5 miliar kWh listrik bersih per tahun atau setara penghematan 467 ribu ton batubara dan pengurangan 1,271 juta ton CO2.
Selain itu, Tiongkok mencatat rekor dunia baru dengan turbin berkapasitas 20 MW yang kini terhubung ke jaringan listrik di Provinsi Fujian. Menurut Interesting Engineering, turbin ini adalah unit tunggal terbesar secara komersial di dunia dan dapat mensuplai listrik bagi lebih dari 44 ribu rumah tangga setiap tahun. (din/dns)
Editor : Pratama Karamoy