Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Caleg Gagal Rentan Stres, RS Ramai-Ramai Menyiapkan Ruangan Khusus

Tina Mamangkey • Kamis, 30 November 2023 - 18:23 WIB
LAYANAN KESEHATAN JIWA: Suasana di Poli Kejiwaan RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (29/11). RS tersebut berencana menyiapkan ruangan rawat jalan dan klinik jiwa bagi para caleg gagal di Pemilu 2024.
LAYANAN KESEHATAN JIWA: Suasana di Poli Kejiwaan RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (29/11). RS tersebut berencana menyiapkan ruangan rawat jalan dan klinik jiwa bagi para caleg gagal di Pemilu 2024.

JAGOSATU.COM - Identitas para caleg yang tidak berhasil meraih kursi DPRD Jembrana, Bali, akan tetap dirahasiakan, mengingat meningkatnya risiko stres dan depresi, terutama dengan dampak besar dari media sosial.

Dalam persaingan ketat di DPRD Jembrana yang hanya memiliki 35 kursi untuk 363 caleg, RS Umum Negara Jembrana telah menyiapkan tenaga medis spesialis kejiwaan dan ruangan khusus untuk menampung pasien sakit jiwa, termasuk para caleg yang mengalami depresi.

Menurut Direktur RSU Negara, Ni Putu Eka Indrawati, "Kami sudah ada poli jiwa, dua dokter spesialis, dan ruangan khusus untuk pasien jiwa." Upaya serupa dilakukan RS di berbagai kota di Indonesia, mengantisipasi dampak kesehatan mental dari kegagalan caleg, seperti di RSUD Jombang, Jawa Timur, dan RSUD Oto Iskandar Dinata (Otista), Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Meskipun pada Pemilu 2019 tidak ada caleg yang masuk rumah sakit, RSUD Otista Kabupaten Bandung tetap menyiapkan layanan untuk Pemilu 2024 sebagai langkah antisipasi.

Dr. Marsudi SpKJ(K), dokter spesialis kedokteran jiwa RSUD Otista Kabupaten Bandung, menyatakan, "Setiap ada pemilu, itu kami selalu siapkan (ruangan) tempat pemeriksaan untuk caleg-caleg yang mengalami stres akibat kalah pemilu."

Jumlah ruangan khusus di RSUD Otista Kabupaten Bandung bahkan dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Pemilu sebelumnya, menunjukkan peningkatan partisipasi caleg dan kekhawatiran akan dampak kesehatan mental.

Menurut psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Jiwa dr H Marzoeki Mahdi, Bogor, dan dr Lahargo Kembaren SpKJ, media sosial juga memainkan peran penting dalam meningkatkan potensi stres caleg yang tidak berhasil.

Mereka menyarankan agar caleg yang gagal untuk menjaga kesehatan mental dengan berbagai cara, termasuk mengurangi interaksi dengan media sosial jika perlu. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#depresi #RSUD Jombang #Pemilu 2024 #rsu negara #stres #caleg gagal #dprd jembrana