Yesaya 43:1-4
Menjadi Milik Tuhan
"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku." (1b)
Ceritanya begini: sebelum TUHAN menyampaikan fiman bahwa la mengasihi Israel, umat-Nya, la pernah menghukum Israel dengan penderitaan yang amat sangat berat, yaitu dengan dibuangnya orang Israel ke Babel. TUHAN marah karena umat-Nya berbuat jahat baik terhadap TUHAN maupun sesamanya. Akan tetapi, suatu hal unik yang dilakukan Tuhan kepada umat, yang pada saat itu telah melakukan banyak dosa di hadapan-Nya adalah dengan tetap mengasihi mereka. TUHAN tetap berkenan untuk menganggap mereka sebagai milik-Nya. Sebetulnya, TUHAN dapat saja membuang mereka dan memilih bangsa lain untuk menjadi umat-Nya. Akan tetapi, TUHAN tidak melakukan hal itu. TUHAN tetap menyebut mereka sebagai yang berharga dan mulia di mata-Nya. Sikap TUHAN ini seharusnya dapat menyadarkan umat agar mau bertobat dan meninggalkan dosa-dosa mereka.
Sobat Teruna, ada satu cuplikan syair lagu rohani yang mengatakan, "Siapakah aku ini, Tuhan, jadi biji mataMu? Dengan apakah kubalas, Tuhan, selain puji dan sembah Kau." Siapakah kita sehingga Tuhan Yesus berkenan untuk memandang kita sebagai milik-Nya yang berharga? Akan tetapi, itulah bentuk kasih Tuhan yang indah bagi kita. Ketika kita kehilangan harapan dan putus-asa, Tuhan Yesus selalu datang dan berusaha mencari kita. Semuanya ini dilakukan TUHAN karena la tidak mau ada satupun di antara kita binasa karena dosa.
Sobat Teruna, jika sobat Teruna merasa bersyukur bahwa dirinya adalah milik Tuhan, maka hendaklah kesadaran ini menjadi penyemangat untuk semakin hidup menurut kehendak-Nya. Jika kita merasa ada banyak dosa yang dilakukan seperti melanggar perintah Tuhan atau menyakiti hati orang lain, tinggalkanlah semua itu dan mulailah hidup baru bersama Tuhan. Tuhan Yesus mengasihi dirimu.
Doa: "Ya Tuhan ubahlah hidupku agar betul-betul layak untuk menjadi milik yang berharga di hadapan-Mu . "Amin
Editor : Alfianne Lumantow