Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Teruna, 15 April 2024, Menjadi Saksi Bagi Tuhan, Kamu inilah saksi-saksi-Ku,

Alfianne Lumantow • 2024-04-16 09:22:36

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB

 

Yesaya  43 :  8-13

Menjadi Saksi Bagi Tuhan

'Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih,  supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku." (10a)

Menurut sobat Teruna,  kita yang memilih  Tuhan atau Tuhan yang memilih kita?   Dalam pergaulan sehari-hari,  kita lebih sering   bertemu orang yang  (mau) memilih agama bagi dirinya. Orang-orang itu berkata bahwa ia memilih  agama tertentu sebagai pegangan hidupnya. Berbeda dengan itu,  Firman Tuhan menyatakan bahwa Dialah yang memilih  kita untuk menjadi hamba dan saksi-saksi  bagi-Nya. Sebetulnya,  Tuhan sudah memilih kita sejak awal,  yaitu ketika la menciptakan segala sesuatu, termasuk manusia.  Tuhan memilih manusia untuk mengelola segala sesuatu yang ada di bumi  ini. Namun Tuhan memberikan pilihan  pada kita antara menjadi umat yang taat  melakukan kehendak-Nya   atau tidak. Ada konsekuensi  dari tiap pillhan yang kita buat. Satu hal yang pasti adalah ketika kita memilih untuk taat kepada kehendak Tuhan,  la akan memakai  kita untuk bersaksi kepada orang banyak tentang kebaikan dan keselamatan yang dari-Nya.

Sobat  Teruna,   menjadi  saksi   bagi  Tuhan  adalah  bagian penting  dalam  hidup  kita sebagai  umat-Nya.   Kita  harus  jujur mengakui bahwa kita  sering  menganggap sebutan kita sebagai orang Kristen hanyalah identitas belaka.  Padahal,  pilihan dan panggilan Tuhan yang terkandung dalam sebutan "Kristen",  lebih dari  sekadar  status.  Tuhan  ingin  memakai kita  menjadi saksi terhadap segala perbuatan-Nya.

Menjadi saksi bagi Tuhan di tengah-tengah dunia ini bukanlah hal yang mudah.  Kita takut disebut sebagai "orang-orang  yang fanatik dan sok rohani." Kita juga takut akan penilaian orang lain yang  dapat  membuat  mereka  menjauhi  kita.  Namun yakinlah bahwa Tuhan akan menguatkan kita untuk dapat menjadi saksi yang benar demi kemuliaan nama-Nya.   Sebab itu,  jangan  ragu melainkan beranilah untuk menjadi saksi Tuhan di  manapun kita berada.   

 Doa:   "Ya  Tuhan,  kuatkanlah aku agar dapat  menjadi saksi-Mu yang  benar sehingga melalui hidupku, aku dapat berkenan di hadapanMu. ". Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#Renungan #SABDA BINA TERUNA #GPIB