Kisah Para Rasul 1:22-26
BERDOALAH, TUHAN MENGENAL HATIMU
Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, ... " (ay.24)
Ada sebuah kutipan yang ditulis oleh Josh McDowell yang mengatakan, "doa adalah berbicara dengan Tuhan. Tuhan mengetahui isi hatimu dan tidak begitu peduli dengan perkataanmu, melainkan dengan sikap hatimu" Dari kutipan ini ada ilustrasi tentang seorang anak yang membutuhkan buku tulis dan berharap agar ayahnya membawa buku tulis baru yang ia inginkan. Tentu saja ayah tidak membeli buku tulis tersebut karena sang ayah tidak diberitahu tentang kebutuhan anaknya tersebut. Berbeda dengan firman Tuhan yang malam ini kita renungkan, Allah mengetahui setiap hati manusia. Saat murid-murid Tuhan Yesus akan mencari pengganti Yudas yang telah mati bunuh diri setelah mengkhianati Tuhan Yesus, maka mereka melakukan proses pemilihan. Proses pemilihan diawali dengan doa, lalu membuang undi. Memilih dengan cara membuang undi merupakan salah satu cara yang biasa dilakukan sejak di Perjanjian Lama, misalnya Yosua 14-21 saat pembagian tanah. Dalam perikop ini kita melihat murid-murid Tuhan Yesus membuang undi dan pilihan jatuh pada Matias. Apakah orang Kristen dapat membuang undi untuk melakukan proses pemilihan? Yang hendak diajarkan kepada kita adalah sebelum kita mengambil sebuah keputusan, kita harus mengawalinya dengan doa. Roh Kuduslah yang menuntun kita untuk membuat pilihan yang tepat bagi keberlangsungan hidup kita. Doa membangun keintiman dengan Tuhan yang akan membimbing dan menginspirasi kita untuk membuat pilihan yang tepat. Bagi orang percaya masa kini setiap doa yang diungkapkan kepada Tuhan sudah diketahui oleh Tuhan. Tuhan mengenal hati kita dan la akan menjawab sesuai dengan kehendak-Nya yang terbaik dalam setiap keputusan yang kita ambil. Berbicaralah pada Tuhan melalui doamu sebelum bertindak.
Doa : (Tuhan, kami bersyukur karena Engkau mengenal hati kami yang selalu rindu untuk berdoa). Amin.
Editor : Alfianne Lumantow