Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

SABDA BINA TERUNA , HARIAN, 12 Mei 2024, Kisah Para Rasul 1:12-14 Penantian

Alfianne Lumantow • 2024-05-12 00:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kisah Para Rasul 1:12-14

Penantian

Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama, dengan beberapa perempuan serta Maria Ibu Yesus, dan saudara-saudara Yesus. (Ayat 14)

Penantian hasil ujian membuat Anton gelisah. Meskipun Anton telah menghabiskan banyak waktu untuk mempersiapkan ujian, Anton tetap cemas. Bagaimana kalau dia tidak lulus ujian? Kalau pun lulus bagaimana kalau nilainya kurang baik. Berbagai hal buruk menghantui pikiran Anton. Penantian juga dirasakan oleh murid-murid Yesus. Mereka telah menyaksikan bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus mati untuk menebus dosa manusia dan naik ke surga. Ada dua janji yang mereka nantikan, mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus dan Yesus akan datang kembali ke dunia.

Dua kisah di atas, sama-sama berbicara tentang penantian. Namun ada yang berbeda di  antara keduanya. Anton mengandalkan kemampuan dirinya sendiri. Anton telah melakukan persiapan namun dia tetap tidak yakin. Penantian Anton dipenuhi oleh kegelisahan  dan ketakutan. Sementara murid-murid Yesus mengandalkan Tuhan. Mereka memilih untuk bertekun, saling melayani, saling menguatkan   dan saling menasihati. Meskipun Yesus  telah naik ke  surga,  mereka  harus  memilih  untuk  hidup memelihara  kesatuan  di  antara  mereka  dan kesatuan  bersama Yesus melalui doa.

Sobat teruna juga menghadapi masa penantian yang serupa. Sebentar lagi tiba waktu kenaikan kelas dan kelulusan.  Sebentar lagi  akan  memasuki jenjang  yang lebih dewasa. Sebagian akan menjadi teruna yang lebih matang dan sebagian menjadi pemuda. Proses    peralihan ini diwarnai oleh berbagai keraguan. Bila mengandalkan diri sendiri, kita cenderung terjebak dalam ketakutan, kecemasan  serta rasa  tidak percaya  diri. Namun hal ini akan berbeda bila sobat teruna telah mengenal Yesus. Kehidupan kita, termasuk  masa penantian,   hendaknya   mengandalkan Tuhan. Libatkanlah  diri  dalam persekutuan dan berdoa agar Tuhan menyertai masa penantian tersebut. Persekutuan dan doa adalah nafas kehidupan orang Kristen. 

Doa: Tuhan Yesuyang maha pengasih, sertai aku di dalam masa transisi menuju ke jenjang kehidupan yang lebih dewasa. lngatkan aku agar dalam masa penantian ini aku tetap setia berdoa baik secara individu maupun di dalam persekutuan. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#Renungan #SABDA BINA TERUNA #GPIB