JAGOSATU.COM - Manchester City harus mengakui kekalahan 0-2 dari Liverpool dalam laga pekan ke-13 Liga Inggris yang berlangsung di Anfield, Minggu (1/12/2024). Kekalahan ini semakin memperlebar jarak antara kedua tim di klasemen sementara, dengan Liverpool unggul 11 poin dari City. Hasil tersebut juga menambah tekanan pada Pep Guardiola, pelatih Manchester City, yang kini menghadapi rentetan hasil buruk.
Pada menit ke-89, ketika Liverpool hampir memastikan kemenangan, nyanyian "Anda akan dipecat di pagi hari" menggema dari tribun Anfield. Para pendukung Liverpool tampak memanfaatkan momen ini untuk menyindir Guardiola, mengingat performa City yang tidak konsisten belakangan ini.
Menanggapi ejekan tersebut, Pep Guardiola memilih merespons dengan santai. "Semua stadion ingin saya dipecat, dimulai di Brighton. Mungkin saja mereka benar dengan hasil-hasil yang kami raih," ujarnya sambil tersenyum dalam wawancara pasca-pertandingan dengan BBC Sport. Sikap santai ini menunjukkan bahwa Guardiola tidak terpengaruh oleh tekanan dari luar.
Kekalahan dari Liverpool menambah catatan buruk Manchester City musim ini. Setelah sempat dominan dalam beberapa musim terakhir, The Citizens kini terlihat kesulitan menemukan performa terbaik mereka. Guardiola, yang telah membawa City meraih enam gelar Premier League sejak 2016, kini menghadapi salah satu tantangan terbesar dalam kariernya di Inggris.
Meskipun demikian, Guardiola tetap mendapat dukungan dari banyak pihak, mengingat rekam jejaknya yang luar biasa sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Di bawah asuhannya, Manchester City berhasil mencetak sejarah dengan meraih treble winners musim lalu, termasuk trofi Liga Champions yang pertama bagi klub tersebut.
Sementara itu, kemenangan Liverpool atas Manchester City semakin mengukuhkan posisi The Reds di puncak klasemen Liga Inggris. Tim asuhan Arne Slot menunjukkan performa impresif dengan catatan 18 kemenangan dari 20 pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Dengan musim yang masih panjang, Guardiola masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Namun, ia harus segera menemukan solusi untuk mengatasi penurunan performa timnya jika ingin mengakhiri musim ini dengan hasil yang positif. Tekanan besar akan terus menghantui, tetapi respons santai Guardiola di Anfield menunjukkan bahwa ia tetap percaya diri dalam menghadapi situasi sulit.
Editor : Toar Rotulung