Filipi 2:17
HIDUP YANG DIPERSEMBAHKAN
Memberi diri untuk pekerjaan dan pelayanan kasih Tuhan, adalah persembahan yang melebihi materi
"Tetapi, sekalipun darahku dicurahkan pada kurban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian." (ay.17)
Sobat Muda, untuk mencapai potensi diri secara maksimal, kita perlu melalui proses yang menuntut pengorbanan, baik dalam bentuk waktu, pikiran, maupun materi. Semua itu kita lakukan demi mengasah dan mempersiapkan diri agar dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Rasul Paulus juga menekankan pentingnya kesediaan untuk berkorban demi kebaikan dan kemajuan dalam kehidupan persekutuan.
Seperti yang kita ketahui, Rasul Paulus menulis surat kepada Jemaat Filipi dari balik penjara. Dalam kondisi penuh penderitaan itu, ia tetap mendorong jemaat untuk hidup dalam ketaatan iman kepada Tuhan, meskipun mereka sedang menghadapi berbagai tantangan, bahkan penderitaan. Paulus sendiri mengalami banyak pergumulan dalam pelayanannya, dan ia memaknai tantangan-tantangan itu, bahkan jika harus bertaruh nyawa, sebagai bentuk kurban kepada Allah. Dalam tradisi Yahudi, kurban adalah persembahan yang diberikan di mezbah untuk menghormati Allah. Maka, bagi Paulus, ketika kita rela berkorban dalam berbagai aspek demi kemajuan persekutuan, itulah persembahan sejati yang berkenan di hadapan Tuhan.
Sobat Muda, untuk mewujudkan persekutuan yang bertumbuh dan berkembang, kita harus sadar bahwa pengorbanan adalah bagian penting dari proses tersebut. Waktu, buah pikiran, tenaga, dan apa pun yang kita miliki dapat menjadi persembahan yang memuliakan nama Tuhan. Bila sebelumnya Rasul Paulus berbicara tentang kemauan dan kerelaan, kini ia menegaskan bahwa pengorbanan pun adalah panggilan kita, demi pertumbuhan dan kemajuan persekutuan di tempat kita masing-masing. Mari belajar untuk memberi lebih banyak dan lebih baik dari apa yang kita miliki. Jadikan setiap tindakan dan pengorbanan sebagai bentuk hormat dan persembahan yang tulus bagi kemuliaan nama Tuhan. Amin
Doa: Tuhan, ajari kami untuk mempersembahkan hidup kami melalui pengorbanan-pengorbanan yang dapat kami lakukan demi segala hal yang Tuhan kehendaki. Amin
Editor : Alfianne Lumantow