Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 11 September 2025. Filipi 2:25-28 Menjaga Iklim Positif

Alfianne Lumantow • 2025-09-10 01:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Filipi 2:25-28

MENJAGA IKLIM POSITIF

Ciptakanlah klim" positif dalam persekutuan, supaya setiap orang yang berada di dalamnya senantiasa merindukan untuk terhubung dan bersekutu

"Memang benar ia sakit dan nyaris mati, tetapi Allah mengasihani dia, dan bukan hanya dia saja, melainkan aku juga, supaya dukacitaku jangan bertambah-tambah." (ay.27)

Sobat Muda, kemunduran atau kerusakan sebuah persekutuan sering kali terjadi ketika di dalamnya muncul krisis kepercayaan, kurangnya perhatian terhadap kehidupan bersama, serta tidak adanya kesatuan semangat dalam pelayanan. Jika kita mengamati komunitas tempat kita bergabung, kita mungkin akan menemukan bahwa hal-hal seperti inilah yang kerap menjadi akar persoalan yang pada akhirnya membawa kehancuran bagi komunitas tersebut.

Bahkan Rasul Paulus sendiri, ketika menghadapi situasi seperti itu, merasakan kesedihan yang mendalam, yang ia sebut sebagai dukacitanya (ay. 27-28). Meskipun sebagian dukacita itu disebabkan oleh kondisi Epafroditus, rekannya yang sedang sakit, namun tampaknya penyebab utama kesedihan Rasul Paulus adalah ketidaksamaan semangat pelayanan di antara jemaat dan minimnya orang-orang yang sungguh-sungguh peduli terhadap kehidupan persekutuan. Menurut Paulus, jika situasi seperti ini terjadi dalam persekutuan, maka sesungguhnya persekutuan itu sedang melangkah menuju kematian rohani. Mungkin persekutuan tidak langsung bubar atau terpecah, tetapi kasih yang telah dianugerahkan Tuhan tidak lagi dihidupi di tengah jemaat.

Karena itu, Épafroditus diutus kembali ke Jemaat Filipi dengan harapan ia dapat menghidupkan kembali semangat persekutuan dan menjaga agar kasih Kristus tetap dihidupi oleh jemaat. Tujuannya adalah agar tercipta 'iklim positif dalam kehidupan persekutuan. Oleh sebab itu, Sobat Muda, untuk memastikan persekutuan kita tetap hidup, bukan sekadar ada secara formal, tetapi benar-benar hidup dalam penghayatan akan kasih Kristus, kita perlu menjaga iklim positif tersebut. Kita harus memperhatikan cara kita bertutur kata, bersikap dan menjalin relasi dengan setiap anggota persekutuan. Amin.

 

Doa : Tuhan, beri kami kekuatan dan hikmat, untuk mengaja "iklim positif" di mana kasih Tuhan tetap dihidupi di tengah-tengah komunitas kami. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian