Filipi 3:1-3
SIKAP WASPADA
Kedagingan mendorong kita pada hal-hal lahiriah, kuasa Roh menghembusi dan mendorong kita melakukan kehendak Allah
"Sebab, kitalah orang-orang bersunat yang beribadah oleh Roh Allah, bermegah dalam Kristus Yesus, dan tidak mengandalkan hal-hal lahiriah (ay.3)
Sobat Muda, di zaman sekarang, informasi dapat diterima dari berbagai sumber: dibaca, didengar, ditonton, dan manusia menghabiskan berjam-jam waktunya di depan gawai untuk mengakses dan mengolah informasi serta berkomunikasi. Namun, di saat yang sama, terdapat potensi bahwa informasi yang kita terima belum tentu benar. Informasi tersebut bisa saja sarat dengan kepentingan tertentu, berpotensi merusak persekutuan, atau bahkan dimanfaatkan oleh oknum untuk memperkuat pandangan tertentu yang belum tentu sesuai dengan kebenaran. Kita perlu berhati-hati dalam mengelola arus informasi dan pola komunikasi di masa kini agar tidak mudah diperdaya oleh informasi yang keliru atau menyesatkan.
Rasul Paulus tampaknya juga sedang menggumuli hal serupa. la menyebut bahwa Jemaat Filipi sedang diintai dan dikelilingi oleh 'anjing-anjing', yang merujuk pada anjing-anjing liar. Dalam konteks dunia Timur Kuno, anjing liar adalah hewan yang dibenci karena dianggap sebagai predator yang mengancam ketertiban dan keselamatan. Rasul Paulus menggunakan analogi 'anjing liar' untuk menggambarkan keberadaan orang-orang yang mengajarkan hal-hal lahiriah, seperti memaksakan tradisi sunat sebagai syarat keselamatan. la membantah ajaran tersebut dengan pernyataan iman bahwa sunat sejati bagi orang Kristen adalah sunat oleh Roh Allah, yang dikerjakan melalui kematian dan kebangkitan Kristus Yesus. Sunat ini bukan karya manusia, melainkan anugerah dari Allah sebagai Sang Inisiator Perjanjian Keselamatan.
Firman Tuhan hari ini, mengajak Sobat muda untuk waspada dalam berinteraksi di ruang virtual dan media digital. Kita perlu berhati- hati terhadap berbagai tawaran dan suguhan menarik yang sering kali dimanfaatkan untuk mengacaukan pemahaman serta menggoyahkan keteguhan iman. Hal-hal seperti itu bisa mengancam keutuhan persekutuan, keluarga, pertemanan, dan relasi-relasi baik yang telah kita bangun. Amin.
Doa : Tuhan, ajar kami untuk mengendalikan diri, sehingga terjauh dari hal-hal yang sifatnya lahiriah, melainkan dekatkan kami pada segala hal yang dituntun oleh Roh Tuhan. Amin
Editor : Alfianne Lumantow