Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 24 September 2025, 1 Tesalonika 3:1-7 Bukan Aku, Tetapi Kita.

Alfianne Lumantow • 2025-09-22 12:57:27
Photo
Photo

1 Tesalonika 3:1-7

BUKAN AKU, TETAPI KITA

Kepedulian adalah salah satu kunci keberhasilan dalam persekutuan.

"Lalu kami mengirim Timotius, saudara kita dan rekan sekerja Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan memberi dorongan demi imanmu"(1 Tesalonika 3: 2)

Kalimat "Bukan aku, tetapi kita" mau menggambarkan sebuah makna ini hanya bicara diri melainkan bicara soal sesama. Konsep inilah yang juga dihadirkan dalam pelayanan oleh Paulus bersama dengan rekan-rekannya. Paulus menyadari bahwa jemaat Tesalonika membutuhkan kehadiran seorang pelayan untuk memperteguh iman mereka disaat mereka diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan dan pergumulan. Oleh karena itu, ia mengirimkan rekan pelayanannya yaitu Timotius untuk bisa mendampingi jemaat Tesalonika.

Kehadiran Timotius di Tesalonika sebagai bentuk kepedulian Paulus kepada jemaat Tesalonika yang juga telah menjadi bagian dari keluarga Kristus. Paulus juga merelakan Timotius untuk menghampiri mereka dan meninggalkan Paulus seorang diri di Atena, agar iman dari jemaat Tesalonika dapat terjaga. Pengorbanan Paulus tidak sia-sia karena terbukti ketika Timotius kembali, Paulus mendengar kabar bahwa jemaat Tesalonika bertumbuh dengan baik dan selalu meninggalkan kenang-kenangan yang baik.

Kepedulian Paulus kepada jemaat Tesalonika tidak hanya diharapkan menjadi kenangan manis bagi jemaat Tesalonika, tetapi juga menjadi teladan bagi kita untuk memperkuat persekutuan. Persekutuan yang telah Tuhan percayakan kepada kita hendaklah tidak kita sia-siakan melainkan kita jaga dengan cara memiliki kepedulian satu dengan yang lain. Pelayanan dan persekutuan bukan hanya bicara soal apa yang saya lakukan untuk mendapatkan sesuatu bagi diri saya, melainkan apa yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan dan memeliharanya. Oleh karena itu, mari membangun kesadaran untuk saling memiliki satu dengan yang lainnya, saling peduli diantara sesama karena kita sama- sama kepunyaan Allah, oscs/wet

 

Doa: Tuhan mampukan kami agar bisa memupuk kebersamaan untuk memperkuat persekutuan yang dipercayakan kepada kami. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian