Filemon 1:4-7
KELUARGA SEBAGAI WUJUD KASIH ALLAH
"Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku" (ay.4)
Kasih akan menjadi nyata ketika kasih dipraktikkan dalam kehidupan, sebab kasih bukan sebuah konsep melainkan sebuah tindakan untuk dipraktikkan.
Kasih yang dipraktikkan ini menjadi dasar antara Paulus dengan Filemon. Kasih ini dinyatakan melalui sebuah hubungan yang baik antara Paulus dengan Filemon.
Hubungan yang terbangun bukan hanya sebagai rekan dan teman pelayanan tetapi juga hubungan keluarga dalam kasih yang saling mendukung dan menguatkan.
Hubungan yang dirasakan dan dialami oleh Paulus membuat Paulus senantiasa bersyukur atas kehadiran Filemon dalam pelayanannya.
Dalam suratnya Paulus menyampaikan bahwa ia senantiasa berdoa dan bersyukur karena kehadiran Filemon.
Melalui kehidupan dan pelayanan Flemon, Paulus sungguh mendengar dan melihat bagaimana kasih itu diwujudkan dalam persekutuan.
Persekutuan dalam kasih ini diwujudkan oleh Filemon kepada Paulus dan bersama orang percaya yang berada di dalam keluarga atau rumahnya.
Ayat 7 menyebutkan bahwa Filemon sangat membantu dan menguatkan orang-orang kudus yang berada bersamanya.
Bagi Paulus, Filemon sungguh menjadi berkat dan perwujudan kasih Allah dalam kehidupan orang-orang percaya termasuk bagi Paulus yang didukung dalam pelayanan.
Hubungan Paulus dan Filemon ini menjadi bagian untuk dapat kita renungkan bersama dalam konteks keluarga.
Kita diajarkan untuk menyatakan kasih itu dalam keluarga. Melalui keluarga, kasih itu diwujudkan.
Paulus menyatakan kasihnya kepada Filemon, dan Filemon menyatakan kasihnya kepada orang-orang percaya sebagai sebuah keluarga yang percaya kepada Kristus.
Demikian juga dalam keluarga untuk saling membangun dan saling menopang, karena dalam hubungan keluarga yang demikian kasih itu dapat dimengerti dan dipahami.
Kasih bukan hanya sebuah pemikiran tetapi kasih dinyatakan melalui perbuatan atau tindakan sehari-hari.
Keluarga menjadi perwujudan kasih Allah dalam kehidupan.
Doa: Tuhan Yesus berkatilah keluargaku untuk mewujudkan kasih-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow