Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 12 Desember 2025, Filemon 1:12-16 Saudara VS Hamba

Alfianne Lumantow • 2025-12-10 01:20:00

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Filemon 1: 12-16

SAUDARA VS HAMBA

"bukan lagi sebagai budak, melainkan lebih daripada budak yaitu sebagai saudara yang terkasih...." (ay.16)

Dalam kehidupan, kita dapat melihat bahwa relasi antara satu dengan yang lain dapat dibangun dalam relasi persaudaraan bukan relasi antara tuan dengan hamba, sebab Allah telah memulihkan manusia dari dosa dan semua sama di hadapan Tuhan, terlebih dalam kehidupan keluarga

Relasi yang dibangun antara Paulus dan Filemon mencerminkan relasi sebagai rekan, teman dan saudara. Paulus menjaga hal ini, termasuk ketika Paulus menyampaikan sebuah permintaan kepada Filemon yang didasarkan kepada relasi saling menghormati antara Paulus dan Filemon yang diwujukan melalui suratnya. Permintaan Paulus adalah terkait Onesimus yang adalah budak yang telah melarikan diri. Onesimus telah diasuh oleh Paulus dan bahkan telah membantu Paulus dalam penjara. Paulus menyadari bahwa Onesimus ini adalah milik Filemon sehingga apa pun yang terjadi tetap sebagai milik Filemon. Oleh karena itu, ketika Paulus menyampaikan permintaannya terkait dengan Onesimus, Paulus meminta ijin atau persetujuan dari Filemon (ayat 13-14). Bagi Filemon, Onesimus adalah budak tetapi setelah Paulus mengasuh dan membimbingnya, Paulus menjadikan Onesimus sebagai anak atau buah hati (ayat 12). Paulus meminta Filemon supaya Onesimus dapat membantunya dalam penjara, tetapi semuanya itu harus dalam sepengetahuan dan persetujuan Filemon. Paulus mau mengajarkan bahwa sekarang Onesimus bukan lagi sebagai budak, tetapi sebagai saudara yang sama-sama membantu pelayanan demi kemuliaan Tuhan.

Melalui perikop bacaan saat ini kita dapat melihat bahwa, dalam kehidupan keluarga, relasi yang dibangun adalah relasi saudara yang saling mengasihi, bukan relasi antara tuan dengan hamba. Dalam relasi sebagai saudara yang saling mengasihi sama seperti Paulus, Filemon dan Onesimus, akan tercipta cinta kasih yang tulus dan memuliakan Tuhan. Seluruh anggota keluarga saling menerima dan saling menghormati. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan biarlah kami melihat yang lain sebagai saudara untuk saling menopang. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT