Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 17 Desember 2025, Kejadian 45:16-20 Kehadiran Keluarga Di Tengah Masyarakat

Alfianne Lumantow • 2025-12-15 14:31:12
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kejadian 45: 16-20

KEHADIRAN KELUARGA DI TENGAH MASYARAKAT

"Ketika terdengar kabar dalam istana Firaun bahwa saudara-saudara Yusuf datang, hal itu dipandang baik oleh Firaun dan pegawai-pegawainya." (ay.16)

 

Kehidupan keluarga menjadi dasar setiap individu untuk belajar membangun kehidupan sosialnya.

Kehidupan sosial yang dibangun dalam keluarga akan menjadi fondasi kehidupan sosial di masyarakat.

Semakin kokoh dan baik kehidupan sosial yang dibangun di setiap keluarga, maka akan menciptakan kehidupan sosial yang kuat di tengah kehidupan masyarakat.

Kehidupan sosial masyarakat yang kuat akan menciptakan kedamaian bagi suatu bangsa.

 

Firaun mendengar kabar kedatangan saudara-saudara Yusuf ke Mesir. Firaun sangat senang atas kehadiran mereka.

Pekerjaan Yusuf yang membuat bangsa Mesir terhindar dari bencana kelaparan dan membuat makmur bangsa Mesir atas penjualan gandum dari bangsa-bangsa lain.

Menjadi alasan kuat Firaun menerima kehadiran keluarga Yusuf yang bukan bangsa Mesir.

Firaun memerintahkan Yusuf untuk mengisi muatan ke atas binatang-binatang yang dibawa dengan gandum dan pulang ke Kanaan.

Setelah itu bawalah ayah dan seluruh keluarga besarnya di Kanaan untuk datang ke tanah Mesir.

Bahkan Firaun akan menyiapkan kereta berkuda untuk menjemput istri-istri dan anak-anak saudara-saudara Yusuf agar tidak kelelahan menuju Mesir.

Firaun akan menyiapkan tanah terbaik dan subur di Mesir untuk di tempati seluruh keluarga besar Yusuf.

 

Kehidupan keluarga yang saling menguatkan dan mengasihi akan berdampak positif terhadap masyarakat sekitarnya.

Yusuf menjadi contoh seseorang yang mengasihi Tuhan dengan sungguh-sunguh dan menuai berkat.

Berkat Tuhan tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri tetapi juga keluarganya dan bangsa Mesir.

Hal inilah yang juga harus menjadi contoh untuk dilakukan oleh keluarga kita. Mulailah dengan taat kepada Tuhan, melakukan kehendak Nya, dan ciptakanlah kehidupan yang penuh kasih di dalam keluarga.

Lalu bawalah kehidupan yang penuh kasih itu ke tengah masyarakat tempat tinggal kita agar mereka pun saling mewujudkan kasih.

 

Doa: Tuhan mampukanlah keluarga kami untuk menyatakan kasih-Mu di tengah lingkungan masyarakat. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT