Rut 2:18-23
KELUARGA YANG MENGINGAT KEBAIKAN ORANG LAIN
"Naomi berkata kepada menantunya, "Diberkatilah orang itu oleh TUHAN yang tidak menarik kembali kasih-Nya kepada orang-orang yang hidup dan yang mati." (ay. 20a).
Sebuah kutipan menyatakan "bila saat ini kamu belum mampu / membalas kebaikan orang lain padamu, cukuplah kamu mendoakan yang terbaik untuknya dan keluarganya." (M. Assaewad).
Kutipan ini memberi makna kebaikan seseorang kepada kita wajib kita balas dengan kebaikan juga.
Jangan menunda untuk membalas kebaikan orang lain terhadap kita. Kalaupun kita tidak sempat bertemu dengan orang itu, maka sempatkanlah waktu untuk mendoakannya agar Tuhan memberkatinya.
Setelah pulang bekerja menuai jelai di landang milik Boas, Rut kembali ke rumah Naomi.
Rut memberikan makan kepada Naomi dan memperlihatkan hasil yang ia peroleh setelah satu hari bekerja.
Hasil yang berlimpah dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan makan dalam satu hari, membuat Naomi terkejut karena sulit dipercaya seorang janda dan orang asing seperti Rut mampu memperoleh jelai yang berlimpah.
Lalu Rut menceritakan bahwa ia bekerja di ladang milik Boas. Naomi pun memberi penjelasan bahwa Boas adalah kerabat dekat dengan suaminya, Elimelekh.
Walaupun Naomi belum sempat bertemu dengan Boas dan mengucapkan terima kasih atas kebaikan Boas terhadap Rut, Naomi berdoa agar Boas diberkati oleh Tuhan yang selalu menepati janji-Nya.
Marilah kita selalu mengingat kebaikan orang lain yang telah diberikan kepada kita dan keluarga kita.
Kita mendoakan agar perbuatan baik orang lain kepada kita diperhitungkan Tuhan sebagai perbuatan yang berkenan kepada-Nya.
Sementara itu, kita pun juga terus melakukan perbuatan baik kepada siapa pun tanpa pamrih atau mengharapkan imbalan darinya.
Perbuatan baik yang kita lakukan adalah tanda syukur kita atas kebaikan Tuhan yang terjadi dalam hidup kita. Mulailah melakukan perbuatan baik di tengah kehidupan keluarga kita. Amin.
Doa: Tuhan ajari kami untuk selalu mengingat kebaikan orang lain dan berkatilah mereka yang selalu melakukan kebaikan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow