Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 21 Desember 2025, Lukas 1:39-45 Dari Biasa Saja Menjadi Istimewa

Alfianne Lumantow • 2025-12-18 10:37:27

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 

Lukas 1:39-45

DARI 'BIASA SAJA' MENJADI ISTIMEWA

"Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana" (ay. 45)

Ucapan salam di awal perjumpaan dua orang yang lama tidak berjumpa dan dipisahkan jarak beberapa hari perjalanan- sebenarnya bukan hal yang aneh.

Demikian juga anak di dalam rahim yang bergerak, melonjak, dan menendang, bukan hal yang aneh.

Keduanya bukanlah hal yang aneh. Biasa. Namun, bagi Elisabet, salam Maria dan gerakan sang anak dalam rahimnya memberi pengalaman istimewa.

 

Yang membuat kedua peristiwa menjadi istimewa bagi Elisabet adalah waktu yang berurutan. Gerakan melonjak anak terjadi setelah Elisabet mendengar salam yang diucapkan Maria.

Menurut Elisabet, anak dalam kandungannya turut merespons salam yang diucapkan Maria.

Pengalaman Elisabet pada hari perjumpaannya dengan Maria menjadi semakin istimewa lagi karena Roh Kudus memenuhi Elisabet.

Sebelum peristiwa pencurahan Roh Kudus (Kis 2:1-4), hanya orang-orang tertentu saja yang dipenuhi Roh Allah. Sebab, Roh Maha Kudus ini tidak diperuntukkan untuk semua orang (bdk. YI 2:28).

 

Seluruh pengalaman istimewa yang dialami oleh Elisabet merupakan kelanjutan pengalaman istimewa yang lain lagi, yaitu kehamilan pada usia lanjut.

Ketidakhadiran anak dalam rumah tangga Elisabet dan Zakharia membuat kehamilannya menjadi istimewa.

Elisabet bersyukur, "Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan terlaksana.

Ucapan syukur itu pun disampaikan dalam iman dan harapan kepada Maria, "Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana."

 

Pengalaman-pengalaman yang kita alami mungkin 'biasa-biasa saja. Namun, kita perlu mengimani seperti halnya Elisabet, yang melihat sukacita di balik semua peristiwa yang terlihat sepertinya 'biasa-biasa saja tersebut.

Sesungguhnya, semua peristiwa yang dianggap biasa-biasa saja' dalam hidup kita malah menjadi istimewa di dalam tindakan Allah yang Maha Pengasih. Amin.

 

Doa: Tuhan, ajar kami memahami bahwa seluruh peristiwa dalam hidup kami, sesungguhnya adalah istimewa. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT