Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 24 Desember 2025, Yohanes 1:4-9 Hidup Dalam Terang

Alfianne Lumantow • 2025-12-19 09:00:15
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yohanes 1:4-9

HIDUP DALAM TERANG

"Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia" (ay.4)

Apakah perayaan Natal masih punya makna bagi hidup kita?

Pertanyaan ini sesungguhnya adalah pertanyaan tetang bagaimana kita menghidupi dan dihidupi oleh kehadiran Kristus dalam keseharian hidupan kita.

Pada malam menjelang Natal ibadah biasanya gereja ramai dan padat. Berbeda dengan jumlah kehadiran umat dalam ibadah-ibadah rutin.

Setidaknya ini memperlihatkan masih ada kerinduan untuk menyelami dan mengalami getaran cinta Tuhan.Banyak orang masih mau memaknai kedatangan Kristus bagi dirinya.

Hanya sayangnya batin yang merindu demikian hanya terjadi pada masa menjelang Natal. Setelah berbagai perayaan Natal selesai semua berjalan seperti biasa lagi.

Hidup kita sehari-hari berlangsung dalam berbagai rutinitas. Kejenuhan dan keletihan seringkali menggerus kerinduan dan penghayatan akan keberadaan Kristus dalam kehidupan.

Kita tahu bahwa di dalam Kristus ada jalan kebenaran terang dan keselamatan. Kita mengerti bahwa kita dapat menghampiri takhta Bapa di dalam Kristus untuk membawa segala beban dan perkara kehidupan kita.

Namun, ada sering kita lupa bahwa ada yang harus dilakukan secara konsisten untuk dapat mengakses jalan itu, yakni mengasihi (ay. 7), hidup oleh Roh kebenaran dan mengalahkan kesesatan (ay. 4)

Persoalannya, apakah kita sudah telaten menghayati kehadiran Kristus? Apakah kita bersedia selalu mengambil jalan kasih dan Roh?

Apakah kita gigih setiap saat berjuang melawan dosa yang mengintai hidup kita? Kita berasal dari Allah, inilah jati diri kita (ay. 4).

Tidakkah merupakan sebuah ironi jika keputusan dan pilihan hidup kita sehari-hari bertentangan dengan jati diri kita sendiri.

Hayatilah kehadiran Kristus setiap waktu. Peliharalah dan pupuklah kerinduan akan sentuhan cinta Bapa. Pilihlah hidup menurut 'tempat kita berasal yaitu Allah. Selamat menyambut Natal. Amin.

 

Doa: Terima kasih ya Tuhan untuk setiap kebaikan dan kasih-Mu, mampukan aku untuk hidup dalam terang kasih-Mu. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT