Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 26 Desember 2025, Yohanes 1:29-31 Sang Anak Domba

Alfianne Lumantow • 2025-12-20 01:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yohanes 1: 29-31

SANG ANAK DOMBA

... "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia". (ay.29b)

Selamat hari Natal! Setiap tanggal 26 Desember, gereja kita merayakan Natal hari kedua. Pada hari ini dilayankan sakramen baptisan.

Ada hal yang menarik dalam sejarah seputar perayaan Natal di gereja. Dalam rekaman sejarah pertumbuhan gereja dikenal dua aliran yakni Gereja Barat (Gereja Katolik Roma) dan gereja di Timur (Gereja Ortodoks Timur).

Pada abad IV, kedua lembaga ini memiliki penetapan yang berbeda tentang kapan merayakan kedatangan Juru Selamat.

Gereja barat berfokus pada hari kelahiran. Sekitar tahun 350 M, Paus Julius I menetapkan bahwa kelahiran Kristus akan diperingati pada tanggal 25 Desember.

Gereja timur berfokus pada pembaptisan Kristus pada tanggal 6 Januari. Pertanyaannya apakah kita hanya mengulang tradisi yang ada? Tentu tidak!

 

Sesuai dengan Firman Tuhan hari ini, gereja kita di satu sisi merayakan Natal dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan karena Yesus yang lahir ke dalam dunia.

Tetapi bukan hanya ungkapan syukur atas itu saja, melainkan di sisi yang lain kita juga bersyukur atas hadir-Nya sebagai Anak Domba Allah yang menebus dosa dunia.

Itu berarti perayaan Natal kita bukan hanya mengulang peristiwa romantis di sekitar kandang domba yang hina dengan seorang bayi mungil berbungkuskan lampin.

Akan tetapi kita sekaligus merayakan seluruh karya penebusan-Nya yang telah mengangkat kita menjadi anak-anak Allah.

 

Pada hari ini pun kita bersyukur karena ada sejumlah keluarga yang membawa anak mereka untuk dibaptis.

Ketika suatu keluarga menyerahkan anak-anaknya untuk dibaptis, maka anak-anak itu menjadi milik Tuhan.

Sehingga mereka mendapatkan bagian dari seluruh karya kehidupan Kristus yang kini bertakhta di surga.

Anak- anak ini menjadi bagian dari persekutuan antara umat dan Kristus. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus, kami bersyukur atas kehadiran-Mu dalam hidupku, aku selamat oleh karena kasih-Mu. Terima kasih Tuhan. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT