Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Kamis, 25 Desember 2025 Terhubung Dengan Sumber Hidup: Kita Anak Raja Semesta

Alfianne Lumantow • 2025-12-22 09:33:46

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Bacaan Alkitab: Yohanes 1:10-13

Terhubung dengan Sumber Hidup: Kita, Anak Raja Semesta!

Namun, semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama- Nya, (ay. 12)

 

Hai, sobat teruna! Pernahkah kita merasa enggak nyambung? ada tengah berusaha keras untuk jadi seseorang yang disukai banyak orang, tapi tetap saja merasa ada yang kurang? Yohanes 1:10-13 adalah jawaban yang mind-blowing buat kita.

 

Bayangkan: Sang Pencipta alam semesta, yang menciptakan bintang-bintang di galaksi nun jauh di sana dan rumput di taman depan rumahmu, Dia datang ke dunia ini.

Bukan cuma numpang lewat, tapi Dia datang ke tempat miliknya sendiri. Dan lebih tidak masuk akal, dunia ini, bahkan orang-orang yang seharusnya mengenal-Nya, tidak mengenal-Nya.

Shocking, kan? Ini seperti kita datang ke pesta ulang tahun sendiri, tapi semua orang malah pura- pura enggak kenal.

 

Tapi, inilah bagian yang paling menakjubkan dan mengubah segalanya! "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

" Wow! Bagi kita yang berani memutuskan untuk menerimanya, Yesus enggak cuma memberi tiket VIP loh, tapi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah!

 

Pernahkah kita berpikir, "Siapa sih aku ini?" Nah, di sini jawabannya: Kalau kita sudah menerima Yesus dan percaya kepada-Nya, kita bukan lagi "manusia biasa" melainkan anak Allah!

Status ini bukan dari darah atau daging, bukan dari usaha manusia. Ini murni dari Allah.

 

Menjadi anak Allah artinya kita punya nilai yang tak terbatas. karena kita adalah ciptaan yang sangat disayangi oleh pencipta segala sesuatu. Kita punya tujuan ilahi, bukan cuma hidup tanpa arah.

Kita punya harapan yang kekal, Dan kita punya akses langsung ke Bapa yang Mahakuasa, yang siap mendengarkan, membimbing, dan menguatkanmu setiap saat. Amin.

 

Doa: Ya Bapa, kuatkan aku. Mampukan aku hidup seturut identitas Anak-Mu, yang memancarkan kasih dan sukacita-Mu selalu. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA TERUNA #GPIB #Renungan Harian