Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 1 Januari 2026, Mazmur 127:1-5 Berusahalah Dengan Baik Selebihnya Tuhan Menyelesaikannya

Alfianne Lumantow • 2025-12-29 10:20:21
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 127: 1-5

Tema : BERUSAHALAH DENGAN BAIK, SELEBIHNYA TUHAN MENYELESAIKANNYA

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah jerih payah orang yang membangunnya.... (ay.1)

 

Malam tutup tahun selalu menghadirkan nuansa yang khas. Ada sisa-sia kenangan dengan segala warna dan rasa di dalamnya hadir pada menit-menit pergantian.

Di saat yang sama ada juga asa yang besar terhampar di depan sana. Dalam hening ibadah keluarga, kita duduk bersama, menutup 2025 dengan doa, dan menyambut 2026 dengan iman.

 

Mazmur 127, meski singkat tetapi sarat akan makna. Kidung ini dibuka dengan kebenaran yang menyentuh jiwa "Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.

Jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia- sialah pengawal berjaga-jaga." Salomo mengajak kita untuk mengalihkan pandagan dari ‘aku yang berjuang' pada tangan Tuhan yang memegang erat dan menopang'.

Tanpa Tuhan, sia-sia saja segala daya dan upaya dan semua yang dimiliki.

 

Ada tiga ilustrasi indah yang dilukis di sini: rumah yang dibangun, kota yang dikawal, buah kandungan yang dilahirkan.

Ketiganya merupakan hal esensial bagi manusia yaitu: pekerjaan, rasa aman, dan keluarga.

Semua itu tanpa Providentia Dei (penyelenggaraan Allah) hanya menjadi Vanitas vanitatum, omnia vanitas" (Kesia- siaan atas kesia-siaan; kehampaan)

 

Mungkin ada yang memasuki tahun baru ini dengan hati gamang dan gentar.

Namun dari firman ini kita paham bahwa mengarungi samudera kehidupan bukan hanya soal seberapa keras kita berjuang tetapi juga tentang seberapa total kita meletakkan seluruh hidup kita pada Deus praesens et operans in historia (Allah yang hadir dan bekerja dalam sejarah).

Saat ini juga Allah hadir dan berkarya dalam setiap detail langkah kita. jinkan tangan-Nya menggenggam kita erat-erat.

Berusahalah secara maksimal, selebihnya biarlah Tuhan yang menyelesaikannya. Itulah seni berjalan bersama Tuhan. Amin.

 

 

Doa: Tuhan, di awal tahun ini kami bersyukur atas setiap hari yang telah Kau beri. Kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT