Ibrani 10:19-25
MENYATU DALAM PERSEKUTUAN BERSAMA KRISTUS
Karena itu, marilah kita datang beribadah degan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh,... (ay.22)
Terkadang kita sering abai dalam merespons kebaikkan Tuhan. Ibadah merupakan cara merespons kasih Ilahi. Melalui ibadah kita menyatakan rasa syukur pada-Nya.
Kita kerap alpa dan lalai berbakti kepada Dia. Ibadah sering kali tidak menjadi prioritas.
Banyak dari kita sebagai murid-Nya, malah lebih memilih kesibukan untuk mencari keuntungan dengan menghabiskan waktu bekerja, hadir dalam pesta, kumpul dengan teman, atau berdiam diri dirumah.
Semua ke'asyik'kan itu menggeser dan melewatkan jadwal-jadwal persekutuan dan peribadatan kita.
"Sibuk" selalu menjadi alasan dan penjelasan ketidakhadiran kita dalam menyatu dalam persekutuan bersama Kristus dengan anggota jemaat lainnya.
Di sini penulis kitab Ibrani mengajak kita untuk memahami betapa pentingnya beribadah.
Di dalam bacaan saat ini sedemikian jelas ajakan bagi setiap orang yang telah diselamatkan untuk datang beribadah dengan hati yang tulus iklas dan keyakinan iman yang teguh (ay. 23).
Baginya ibadah adalah cara orang percaya menyatakan rasa syukur karena kita ditebus dan dipelihara serta diberkati.
Allah di dalam Kristus telah menguduskan dan menyucikan kita. Oleh sebab itulah maka ibadah haruslah dilakukan dalam kekudusan dan kesucian.
Ibadah tidak bisa diperlakukan dengan seadanya atau sesuka hati, melainkan dengan penghayatan yang mendalam dan sepenuh hati.
Marilah kita memberi waktu bagi Tuhan Yesus untuk bersaat teduh sejenak. Setiap orang, siapa pun dirinya, memiliki waktu 24 jam dalam sehari.
Punya tujuh hari dalam seminggu. Prioritaskan hidup kita pada bakti yang tulus pada Tuhan.
Ucapkan syukur, pemujaan, dan sembah kepada Dia yang setia merawat, melindungi dan memberkati hidup kita.
Hampiri Allah bersama keluarga, biarkan cinta-Nya menyatukan, mengeratkan, menguatkan kasih kita kepada Dia juga kepada keluarga. Amin.
Doa: Tuhan, ajarlah kami untuk tokun dalam beribadah kepada-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow