Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 8 Januari 2026, 1 Tesalonika 5:1-5 Menanti Dalam Kualitas Hidup

Alfianne Lumantow • 2026-01-06 00:30:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : 1Tesalonika 5:1-5

TEMA : MENANTI DALAM KUALITAS HIDUP

"Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan" (ay.5)

 

Menunggu adalah salah satu kegiatan yang membosankan, apalagi jika dilakukan tanpa ada kabar atau kepastian.

Kejenuhan menunggu membuat diri mengalami rasa bosan, bahkan merasa waktu berjalan sia-sia. Hal yang sama dialami jemaat di Tesalonika.

Penantian akan hari Tuhan membuat mereka mengalami kejenuhan". Mereka bertanya-tanya kapan hari Tuhan akan datang.

Dalam masa penantian itu, ada di antara mereka yang telah meninggal, sehingga menimbulkan pertanyaan bagaimana nasib yang masih hidup. Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi jemaat di Tesalonika (lih. 1 Tes. 4:13-18).

 

 

Rasul Paulus menegaskan bahwa persoalannya bukan pada masa dan waktu hari Tuhan akan datang (ay.1), tetapi pada persiapan diri dalam menantikan kedatangan-Nya.

Paulus menyatakan hari Tuhan datang bagaikan pencuri (ay.2). Artinya, seorang pencuri tidak akan memberitahu pemilik rumah kapan ia akan datang untuk mencuri.

Bagi Paulus, sebagai jemaat yang percaya kepada Tuhan, kapan pun hari Tuhan datang tidak menjadi masalah.

Mengapa? Karena mereka adalah anak-anak yang percaya. Paulus menyebut mereka anak-anak terang dan anak- anak siang, bukan orang-orang malam atau kegelapan (ay.5).

 

Sebagai anak-anak terang, Paulus mengingatkan untuk tetap melaksanakan kegiatan kehidupan sebagaimana biasa dengan setia menjalankan kehendak Tuhan.

Dengan demikian, jika hari Tuhan tiba, jemaat tidak akan takut karena sudah siap kapan pun la datang.

Firman Tuhan mengajarkan untuk tetap fokus pada kesetiaan dalam menjalankan iman. Tidak perlu takut atau sibuk mencari tahu kapan hari Tuhan tiba.

Yang pasti, dengan menjaga kualitas hidup beriman, segalanya akan menjadi lebih baik.

Tetap kerjakan tugas panggilan di bawah kendali dan naungan Tuhan. Jangan sampai membawa diri jatuh dan jauh dari-Nya. Amin.

 

Doa: TUHAN, mampukan kami untuk tetap setia dalam menantikan kedatangan-Mu. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT