Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Presiden: Swasembada Pangan Kunci Indonesia Berdiri di Atas Kaki Sendiri

ALengkong • 2026-01-06 21:17:38
Presiden Prabowo membawakan taklimat  awal tahun 2026
Presiden Prabowo membawakan taklimat awal tahun 2026

Jagosatu.com - Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa swasembada merupakan inti dari Strategi Transformasi Bangsa yang menjadi arah besar pembangunan nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam Taklimat Awal Tahun 2026 yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, pada 6 Januari 2026.

Dalam taklimat tersebut, Presiden menyampaikan bahwa sejak awal mencalonkan diri bersama Wakil Presiden Gibran, pemerintah menawarkan sebuah strategi yang tertulis, terukur, dan disusun melalui kajian jangka panjang, yang disebut sebagai strategi transformasi bangsa. Esensi utama dari strategi tersebut adalah kemandirian nasional, yakni Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri.

Presiden menekankan bahwa tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka apabila tidak mampu menjamin kebutuhan dasar rakyatnya, terutama pangan. Oleh karena itu, swasembada pangan ditempatkan sebagai elemen utama kemandirian bangsa, dengan fokus awal pada beras sebagai makanan pokok, namun tidak terbatas hanya pada beras.

“Swasembada pangan artinya bukan hanya beras, tetapi juga mencakup karbohidrat dan protein,” ujar Presiden. Ia menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan prasyarat kedaulatan dan fondasi utama bagi kemakmuran bangsa.

Dalam pelaksanaan strategi tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada tim pangan pemerintah yang telah bekerja dengan penuh inisiatif dan keberanian dalam mengambil keputusan strategis. Peran Kementerian Pertanian menjadi bagian penting dalam kerangka kerja tersebut, khususnya dalam menjalankan arahan besar Presiden terkait pencapaian swasembada pangan nasional.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman, sebagai bagian dari tim inti pemerintahan di sektor pangan, menjalankan mandat Presiden untuk mewujudkan kemandirian pangan sesuai dengan strategi transformasi bangsa yang telah ditetapkan. Peran tersebut berada dalam konteks kebijakan nasional yang menempatkan swasembada sebagai landasan kedaulatan negara.

Selain pangan, Presiden juga menegaskan bahwa swasembada energi merupakan fondasi berikutnya dalam strategi transformasi bangsa. Ketergantungan terhadap negara lain, baik dalam pangan maupun energi, dinilai akan menghambat kemakmuran dan memperbesar kerentanan nasional di tengah dinamika dan konflik global.

Presiden menyinggung situasi dunia yang penuh ketidakpastian, termasuk konflik di negara-negara pengekspor pangan serta pengalaman pandemi Covid-19, sebagai pembelajaran penting bahwa ketergantungan impor berisiko tinggi bagi ketahanan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan capaian strategis pemerintah di bidang pangan. Target swasembada beras yang semula ditetapkan dalam jangka waktu empat tahun berhasil dicapai lebih cepat. Pada 31 Desember 2025 pukul 24.00, pemerintah secara resmi menyatakan bahwa Republik Indonesia telah mencapai swasembada beras.

Presiden juga mengungkapkan bahwa cadangan beras di gudang-gudang pemerintah saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia. Capaian ini disebut sebagai bukti nyata bahwa strategi transformasi bangsa yang menjadikan swasembada sebagai fondasi kedaulatan telah berjalan sesuai arah yang direncanakan.

Taklimat awal tahun ini menegaskan kembali bahwa swasembada bukan sekadar target sektoral, melainkan prasyarat utama bagi kemandirian nasional, ketahanan negara, dan kemakmuran rakyat Indonesia. (samt)

Editor : ALengkong
#Presiden RI #swasembada beras #Prabowo Subianto #swasembada pangan #menteri pertanian #amran sulaiman