Pembacaan Alkitab : Efesus 1: 15-18
TEMA : BERTINDAK DENGAN HIKMAT TUHAN
Tanpa hikmat kita bertindak sewenang-wenang fetapi dengan hikmat kita furut melakukan pekerjaan-Nya.
"dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya la memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar" (ay. 17)
Sobat muda, peristiwa yang pernah terjadi di tahun 2025 terkait dengan eksploitasi alam di Raja Ampat menunjukkan tindakan yang merusak lingkungan, karena adanya proses penambangan di sekitar wilayah tersebut.
Tindakan seperti ini bisa terjadi karena oknum yang melakukannya tidak bertindak dengan hikmat yang berasal dari Tuhan.
Rasul Paulus telah mendengar tentang pertumbuhan iman jemaat di Efesus, serta tindakan yang mereka lakukan dalam kasih kepada semua orang kudus, karena itu ia pun mengucap syukur kepada Allah.
Tidak hanya sekadar mengucap syukur, Paulus berdoa agar Allah menyatakan karya-Nya kepada jemaat Efesus dengan menganugerahkan roh hikmat bagi mereka.
Hikmat itulah yang akan menolong mereka untuk mengenal Yesus Kristus dengan benar, sebab sebelumnya mereka digelapkan dalam pengertian mereka sendiri.
Roh Hikmat dari Tuhan akan membuat mereka terus bertumbuh di dalam iman percaya kepada-Nya, dan memberi pencerahan bagi mereka untuk memahami kebenaran Ilahi.
Hikmat ini tidak sekadar pengetahuan intelektual semata, tetapi merujuk pada tindakan nyata yang sesuai dengan kehendak Allah.
Maka Roh hikmat yang dianugerahkan itu pun mendorong mereka untuk turut berpartisipasi dalam setiap pekerjaan-Nya dengan tekun dan setia.
Oleh karena itu, jadilah pemuda yang senantiasa menggunakan hikmat Tuhan untuk berpartisipasi dalam melakukan setiap pekerjaan-Nya.
Secara khusus dengan melestarikan alam yang ada di sekitar kita, dan juga alam secara sumber mengelola daya bertanggungjawab.
Hal ini penting untuk dilakukan agar kita tidak sewenang-wenang dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Amin.
Doa: Tuhan, tolonglah kami agar dapat menggunakan hikmat-Mu dengan bijaksana dalam pengelolaan sumber daya alam. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow