Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Menteri Andi Amran Sulaiman Peringatkan Pedagang Nakal: Stok Melimpah, Jangan Mainkan Harga Jelang Idulfitri!

ALengkong • Rabu, 25 Februari 2026 - 06:02 WIB

Mentan melaksanakan sidak daging
Mentan melaksanakan sidak daging

Jagosatu.com - Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggencarkan inspeksi mendadak di berbagai daerah selama Ramadan untuk memastikan pasokan dan harga daging sapi, daging ayam, serta telur ayam ras tetap stabil hingga Idulfitri.

Langkah pengawasan ini dilakukan di sejumlah kota seperti Depok, Bandung, Yogyakarta, Bogor, dan Bekasi untuk menjaga ketersediaan stok di tingkat peternak hingga pasar.

Hasil sidak menunjukkan bahwa pasokan di peternak dan rumah potong hewan dalam kondisi cukup sehingga harga di pasar relatif stabil sesuai Harga Acuan Penjualan.

Di Depok, pemantauan di Pasar Depok Jaya dan Pasar Kemiri Muka mencatat harga telur berkisar Rp31.000–Rp32.000 per kilogram, daging ayam Rp37.000–Rp40.000 per kilogram, dan daging sapi sekitar Rp140.000 per kilogram.

Pasokan ayam di Depok terpantau melimpah dengan distribusi yang terus diperkuat agar kestabilan harga tetap terjaga selama Ramadan.

Direktur Pakan Kementan, Tri Melasari, menegaskan bahwa harga daging ayam masih berada dalam kisaran normal dan mencerminkan pasokan yang aman.

Di Bandung, pemantauan dilakukan di RPH Kabupaten Bandung dan Pasar Kiaracondong dengan jumlah pemotongan rata-rata 15 ekor sapi per hari.

Harga karkas di tingkat RPH Bandung berada pada kisaran Rp105.000–Rp107.000 per kilogram yang masih sesuai dengan koridor harga acuan.

Di tingkat pedagang Bandung, harga daging sapi dijual Rp130.000–Rp140.000 per kilogram, sementara tipe has mencapai Rp150.000 per kilogram akibat margin di tingkat hilir.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun, menyatakan kenaikan harga lebih disebabkan oleh margin pedagang dan bukan dari tingkat hulu.

Harga daging ayam di Bandung tercatat Rp42.000 per kilogram atau sedikit di atas HAP, sedangkan ayam hidup dan telur masih berada di bawah harga acuan.

Sekretaris Jenderal Pinsar, Mukhlis Wahyudi, dan Ketua Apresiasi Nusantara, Baehaqi, menyatakan komitmen pelaku usaha untuk menjaga harga tetap sesuai ketentuan pemerintah.

Di Yogyakarta, sidak di Pasar Beringharjo, Kranggan, Terban, dan Colombo menunjukkan harga daging sapi berkisar Rp125.000–Rp135.000 per kilogram.

Harga karkas di RPH Giwangan dan RPH Segoroyoso Bantul berada pada kisaran Rp95.000–Rp100.000 per kilogram sehingga pasokan dinilai aman.

Harga daging ayam di Yogyakarta tercatat Rp38.000–Rp40.000 per kilogram dan telur Rp30.000–Rp31.000 per kilogram tanpa lonjakan signifikan.

Direktur Kesehatan Hewan Ditjen PKH, Hendra Wibawa, memastikan pemantauan ketat terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Di Kabupaten Bogor, harga daging sapi berada di angka Rp130.000 per kilogram sesuai HAP, sementara daging ayam sedikit naik akibat peningkatan konsumsi Ramadan.

Harga telur di Bogor tetap stabil dengan distribusi lintas daerah yang berjalan lancar dari Jawa Tengah dan Karangasem.

Sekretaris Ditjen PKH, Nuryani Zainuddin, menegaskan pengawasan berkelanjutan penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.

Secara keseluruhan, pemerintah melalui Kementan menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga serta menindak tegas praktik permainan harga demi memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri. (samt)

Editor : ALengkong
#ramadan #Andi Amran Sulaiman #kementerian pertanian #Idul Fitri #menteri pertanian