Pembacaan Alkitab : Matius 28:14-15
TEMA : PASKAH: KEBENARAN YANG TAK TERBUNGKAM
"Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Cerita ini tersebar di antara orang Yahudi sampai hari ini" (ay. 15)
Dietrich Bonhoeffer, pendeta dari Gereja Lutheran di Jerman, dikenal karena keberaniannya menentang rezim Hitler.
Ia mengkritik keras sikap gereja yang pasif dan diam melihat penindasan terjadi di depan mata mereka.
Salah satu ucapannya yang menggugah adalah "Diam di hadapan kejahatan adalah kejahatan itu sendiri.
Tidak berbicara berarti berbicara. Tidak bertindak berarti bertindak." Bagi Bonhoeffer, iman sejati membutuhkan keberanian moral untuk la akhirnya menyuarakan kebenaran, meski berisiko nyawa. dieksekusi Nazi.
Sekalipun sejarah membuktikan bahwa suara seorang nabi dapat dibungkam dengan membunuhnya, tetapi tidak bisa membungkam kebenaran yang ia beritakan.
Kritik Bonhoeffer mengingatkan kita bahwa hidup beragama dapat kehilangan jiwa imannya, jika kita lebih mencintai kenyamanan daripada kebenaran.
Nas bacaan kita, menampakkan hal serupa. Para pemuka agama mencoba merekayasa kebenaran Paskah dengan uang suap agar para penjaga kubur tetap bungkam.
Mereka mengira fakta kebangkitan bisa dikubur dengan dusta, sebagaimana Nazi mengira bisa menghentikan kebenaran dengan membunuh Bonhoeffer.
Namun, keduanya gagal total. Narasi Paskah tentang kebenaran yang tak terbungkam, mengingatkan kita untuk tidak membangun cangkang agama yang megah namun kehilangan iman.
Kebangkitan Kristus memanggil kita untuk memilih kebenaran di tengah tantangan untuk berkompromi.
Mungkin ada harga yang harus dibayar, tetapi ingatlah, kubur kosong di hari kebangkitan Kristus adalah bukti bahwa tidak ada uang atau kekuasaan yang membungkam kuasa Tuhan.
Hiduplah sebagai saksi kebangkitan yang berani berbicara untuk kebenaran di tengah keluarga, lingkungan gereja, di tempat kerja juga di tengah masyarakat.
Mungkin ada harga yang harus dibayar, tapi ingat dan percayalah kuasa kebenaran tidak akan terbungkam. Hal penting lainnya, hindarilah membangun hidup beragama tanpa dilandasi iman. Amin.
Doa: Tuhan, mampukan kami menyuarakan kebenaran tanpa takut kehilangan kenyamanan. Amin
Editor : Alfianne Lumantow