Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 11 April 2026, Ulangan 16:18-19  Paskah Langkah Adil Di Lingkungan Keluarga

Alfianne Lumantow • Rabu, 8 April 2026 - 16:15 WIB
logo gpib
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Ulangan 16:18-19

TEMA : PASKAH: LANGKAH ADIL DI LINGKUNGAN KELUARGA

"Mereka harus mengadili bangsa itu dengan keputusan yang benar" (ay. 18b)

Selain berbicara tentang ingatan sebagai pembentuk identitas diri, John Locke berargumen bahwa di mana tidak ada hukum, di situ bukan tidak ada kebebasan.

 Baginya, keberadaan hukum dimaksudkan untuk membatasi, melainkan melestarikan serta memperbesar kebebasan manusia itu sendiri.

Tanpa hukum, tirani akan segera berkuasa. Dalam konteks iman, Paskah adalah perayaan kebebasan: pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir, serta pembebasan orang percaya dari belenggu dosa dan maut.

Namun, kita harus menyadari bahwa kebebasan tanpa hukum dan keadilan akan berubah menjadi kekacauan atau anarki yang merusak.

 

Setelah umat diajarkan beribadah secara ritual, Tuhan mengatur penegakan keadilan dengan menetapkan hakim-hakim serta pengawas bagi bangsa tersebut.

Ketetapan ini menunjukkan bahwa kebebasan yang telah diterima harus dijaga melalui institusi yang teratur. Tanpa penegak hukum, kebebasan individu akan saling berbenturan dan menimbulkan perpecahan. 

 Para pemimpin berbenturan dan menimbulkan perpecahan. diingatkan untuk menjaga integritas karena suap dapat membutakan mata orang bijak.

Mengingat godaan terhadap objektivitas sangat besar, mari kita mendukung mereka dalam doa agar tetap teguh dan bebas dari kepentingan diri sendiri.

 

Di sisi lain, mari mewujudkan langkah adil di lingkungan keluarga dengan belajar bertindak sebagai hakim yang jujur bagi anggota di rumah kita, asisten rumah tangga, atau tetangga tanpa pilih kasih.

Jika hukum bertujuan memberi kebebasan, maka mulailah membangun aturan sederhana di rumah seperti kejujuran dan disiplin sehingga anggota keluarga terlatih memperhatikan tatanan sosial yang memberinya ruang bebas mewujudkan langkah adil.

Mari menjadi pengawas penuh kasih, bukan untuk menghakimi secara kasar tetapi saling menjaga agar tidak jatuh dalam tirani egoisme. Dengan demikian, kita mewujudkan langkah adil dari keluarga sebagai wujud perayaan Paskah yang membebaskan. Amin.

 

Doa: Tuhan mampukan kami menjadi pelaku keadilan yang penuh kasih. Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT