Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 5:1
TEMA : CINTAKU DIRASAKAN OLEH SEMUA ORANG
"Makanlah, teman-teman, minumlah, sampai mabuk cintal" (ay.1c)
"Cinta adalah kekuatan yang dapat mengubah hidup seseorang dan membawa mereka lebih dekat kepada Allah." Demikian ungkapan Yohanes Calvin, tokoh reformasi yang memaknai relasi dan kebaikan cinta.
Nilai positif dari sebuah cinta antara mempelai laki-laki dan mempelai perempuan yang diungkapkan dalam Kitab Kidung Agung memperlihatkan indahnya cinta yang terjalin dalam setiap perjumpaan.
Kisah cinta yang diungkapkan oleh mempelai laki-laki dan mempelai perempuan menggambarkan hubungan Allah dan manusia.
Dalam Kidung Agung tidak ditemukan nama Tuhan atau Allah tetapi dimasukkan dalam kanon Perjanjian Lama.
Hal ini berarti ada nilai universal yaitu cinta yang dirasakan dan dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup. Cinta Allah yang sangat kuat diperlihatkan dalam kehadiran-Nya untuk menyelamatkan seluruh isi dunia.
Cinta Allah yang telah hadir dalam Yesus Kristus merangkul dan memulihkan hubungan manusia dengan Allah, dan manusia diselamatkan oleh cinta Allah yang kuat kepada manusia.
Mempelai laki-laki yang sedang berada di kebun, sedang mengumpulkan mur, rempah-rempah; makan sarang lebah dan madu; minum anggur dan susu.
Satu hal yang menarik mempelai tidak hanya menikmati hasil kebunnya sendirian tetapi mengajak teman-temannya untuk ikut serta makan dan minum menikmati hasil kebunnya.
Dalam ayat 1 ini kita mendapatkan sebuah kesan yang mendalam bahwa kekuatan cinta akan sangat berpengaruh dalam relasi seseorang dengan Tuhan yang terpancar dalam kehidupannya, baik secara pribadi maupun dalam komunitas.
Cinta menghadirkan kebaikan dan manfaatnya dirasakan tidak hanya untuk kalangan terbatas tetapi mengundang banyak orang untuk turut serta menikmati cinta Allah. Amin.
Doa: Kami ingin semakin saling mencintai, agar semakin banyak orang juga merasakan cinta Tuhan, Amin.
Editor : Alfianne Lumantow