Pembacaan Alkitab : Wahyu 3:7-13
TEMA : IMAN YANG KONSISTEN
Aku tahu segala pekerjaanmu : Lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menurut firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku (ay. 8).
Dia ayat 8, dinyatakan firman-Mu, Tuhan Yesus memuji Jemaat di Filadelfia yang setia memberitakan Injil Tuhan di tengah kuatnya pengaruh Yunani-Romawi, yang mengkultuskan penyembahan kepada dewa dan Kaisar.
Tidak mudah bagi jemaat Filadelfia dalam memberitakan Injil Kristus, ketika mereka juga dimarinalkan oleh masyarakat Yahudi, yang menolak dogma bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.
Karena itu di ayat 7, Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai “Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang Kunci Daud. Apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup.
Apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka”(band. Yesaya 22:22). Hal ini menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Mesias yang sejati, yang dinubuatkan para nabi. Mesias yang memiliki otoritas mutlak atasu umat Allah.
Pujian kedua kepada jemaat Filadelfia, dikarenakan mereka hidup taat pada Firman Tuhan. Kematangan iman jemaat terbentuk, manakala mereka menempatkan Firman Tuhan sebagai pedoman hidup, yang memampukan jemaat untuk terus memberitakan Injil Tuhan, di tengah pergumulan yang berat.
Sebagaimana yang juga ditegaskan oleh nabi Yesaya dalam kitabnya : “demikianlah Firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku; ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang Ku kehendaki … “ (Yesaya 55:11).
Firman Tuhan harus diejahwantakan melalui sikap hidup umat yang bertanggung jawab , dan dijadikan pedoman hidup dalam ketaatan dan kesetiaan.
GPIB sebagai Gereja yang dihadirkan Tuhan di tengah berbagai situasi dan fenomena kehidupan, maka semestinya seluruh warga GPIB memiliki keberanian utuk terus memberikan Injil Kristus.
Melalui kehadirannya di tengah masyarakat yang plural dan kompleks. Mari belajar dari jemaat di Filadelfia dalam perikop malam ini, yang setia menyatakan iman dengan penuh tanggung jawab. Amin.
Doa : Ya Tuhan, mampukan kami untuk menjadikan Firman-Mu sebagai pedoman hidup. Terpujilah Tuhan, Firman yang hidup. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow