Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 1:12-14
TEMA : SEHATI DALAM DOA
Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama, dengan beberapa perempuan serta Maria Ibu Yesus, dan saudara-sudara Yesus (ay.14)
Kenaikan Tuhan Yesus Kristus merupakan salah satu peristiwa terpenting dalam iman Kristen, karena melalui peristiwa Kenaikan-Nya ke surge; Tuhan Yesus telah menyempurnakan seluruh karya keselamatan-Nya vagi dunia.
Melalui peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke surge, membuktikam bahwa surge itu benar-benar ada, karena IA yang empunya surg, telah menyatakannya.
Kenaikan Tuhan Yesus juga mengisyaratkan bahwa IA telah menyiapkan tempat terbaik bagi umat yang percaya kepada-Nya, di rumah Bapa (bnd, Yohanes 14:2-3). Peristiwa ini juga menjadi momentum akan janji Tuhan yang akan dating untuk kedua kalinya pada akhir zaman, seta sekaligus menjadi penegasan bahwa kehidupan umat Tuhan bukan berakhir di dalam dunia, namun berlanjut di kehidupan kekal.
Di ayat 14, dikisahkan para murid yang telah menyaksikan peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke surga, kembali ke Yerusalem dan menempati sebuah ruangan pada bagian atas bangunan, tempat mereka menumpang.
Di tempat itu, para murid bersama ibu serta saudara-saudara Tuhan Yesus, membangun persekutuan dalam doa dan ketekunan; yang disandarkan pada janji Tuhan bagi mereka untuk menerima kuasa, ketika Roh Kudus diturunkan atas mereka.
Janji inilah yang selanjutnya menjadi ‘kekutan’ bagi para murid, di dalam melanjutkan panggilan dan pengutusan mereka di dalam dunis.
Sikap para murid dalam kisah ini, hendaknya menginspirasi kita sebagai anak-anak, Tuhan untuk senantiasa membangun persektuan dalam kesehatian dan doa, yang di mulai dari keluarga dan berlanjut ke persekutuan Gereja.
dalam kebersamaan dan kesehatianlah, Roh Kudus mendapat ‘ruang’yang luas, untuk membimbing kita dalam hikmat Tuhan, agar terus melakukan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai anak-anak Tuhan, melanjutkan pelayanan di dunia. Amin
Doa : Ya Tuhan Yesus, damping kami untuk bertekun dan sehati dalam doa. Terpujilah Engkau, yang memberkati hidup kami. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow