Pembacaan Alkitab : Imamat 24:10-15
TEMA : HORMATI NAMA TUHAN
Hidup mati kita ditentukan oleh lidah
Setiap orang yang mengutuk Allahnya harus menanggung dosanya sendiri, (Ay. 15b)
Nama Tuhan bagi orang Israel itu kudus dan tak boleh disebut dengan sembarangan, apalagi mengutuk Tuhan.
Hukum ketiga hokum Taurat mengatakan: "jangan meyebut nama Tuhan dengan sembarangan". Karena nama Tuhan hanya untuk dipuji dan ditinggikan dalam hidup ini.
Perikop bacaan hari ini mengisahkan tentang kasus penghujatan nama Tuhan oleh seorang pemuda di tengah perkemahan Israel.
Ada seorang pemuda, anak dari perempuan Israel bernama Selomit dan laki-laki Mesir, bertengkar dengan seorang laki-laki Israel di perkemahan.
Dalam pertengkaran itu, ia menghujat Nama TUHAN dengan mengutuk. Ia kemudian dibawa menghadap Musa.
Pemuda tersebut dimasukkan ke dalam tahanan sementara menunggu keputusan atau petunjuk lebih lanjut dari TUHAN. TUHAN berfirman kepada Musa agar orang yang mengutuk itu dibawa ke luar perkemahan.
Semua orang yang mendengar penghujatan tersebut harus meletakkan tangan di atas kepala pemuda itu, lalu seluruh jemaah harus melontari dia dengan batu sampai mati.
Dari cerita rajam ini, Tuhan memberi perintah kepada Musa untuk menyampaikan kepada bangsa Israel: "Setiap orang yang mengutuki Allahnya harus menanggung dosanya sendiri".
Artinya ada konsekuensi dari setiap ucapan yang menghina Tuhan. Memang untuk jaman sekarang yang menghina Tuhan tidak akan dirajam seperti jaman Musa.
Tetapi ada konsekuensinya ketika menghina bahkan mengutuk Tuhan. Jangan pernah merasa lebih hebat dari Tuhan lalu merendahkan Tuhan. Jangan sombong.
Banyak contoh, ketika merendahkan Tuhan langsung mendapat hukuman dari Tuhan. Hukuman Tuhan itu mengerikan sekali, yaitu kematian. Kita tidak mau mati dengan sia-sia.
Kita mau hidup ini jadi berkat. Oleh karena itu dalam berkata-kata hendaklah berhati-hati. Jangan sampai mengutuk Tuhan. Amin.
Doa: Tuhan ajarlah aku selalu memuji dan memuliakan nama-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow