Pembacaan Alkitab : Imamat 25: 8-13
TEMA : MENJADI AGEN PEMBEBAS BAGI ALAM DAN SESAMA
"Kamu harus menguduskan tahun kelima puluh, dan mengumumkan pembebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi Tahun Yobel bagimu, dan masing-masing harus pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya." (ay. 10)
Menjadi agen pembebas bagi alam dan sesama-bagaimana wujud nyatanya? Mari belajar bersama.
Jika dalam bacaan pagi kita diajak melihat pelaksanaan Tahun Sabat bagi tanah, maka malam ini kita belajar pelaksanaan Tahun Yobel, momen perayaan 50 tahunan (ayat 8) yang ditandai dengan peniupan nafiri (terompet panjang) disertai penyataan kemerdekaan (ayat 9-10).
Pada momen itu, semua hamba Ibrani dibebaskan dan dapat kembali ke kaum keluarganya, tanah dan harta benda lainnya yang pernah digadaikan, dikembalikan kepada pemilik asalnya dan juga tanah garapan kembali mendapat waktu "istirahat".
Bagaimana dengan bahan pangan? Ayat 12 mengungkapkan bahkan kebutuhan pangan tetap terjamin.
Semua ini menegaskan satu pesan utama: Tuhan menghendaki pemulihan-bagi manusia maupun bagi tanah- serta mengajar umat-Nya untuk percaya pada pemeliharaan-Nya.
Malam ini sebelum beristirahat, kita dimotivasi melakukan tindakan "pembebasan sederhana yang dimulai dari keluarga kita.
Apa contohnya? Tumbuh kembangkan sikap menerima keberadaan baik keluarga kelebihan maupun kekurangannya, anggota menghargai kebebasan individu dengan belajar menerima pendapat dan memberi pendapat, belajar menghargai keunikan setiap anggota keluarga tanpa pemaksaan kehendak.
Selain itu, kembangkan sikap menghargai alam dengan membiasakan gaya hidup ramah lingkungan. Misalnya, bijak menggunakan air bersih, penggunaan kertas, pengelolaan sampah dengan partisipasi dalam program pilah sampah dan bank sampah.
Akhirnya, tumbuh kembangkan sikap percaya pada pemeliharaan Tuhan dengan selalu bersyukur apa pun yang terjadi.
Semua "bekal" itu dipraktikkan dalam perjumpaan dengan sesama. Misalnya, sedia mendengar keluhan sahabat dan berdoa bersama menguatkannya.
Menghargai potensi sesama dengan memberi pujian tulus dan mendorong untuk menjadi lebih baik menjadi pelaku hidup ramah lingkungan, serta optimis dalam hadapi tantangan hidup karena percaya akan pemeliharaan Tuhan. Amin.
Doa: Tuhan yang baik, terimakasih untuk inspirasi malam ini. Tolong anak-Mu ini untuk praktikkan dalam hidup dan laga dalam istirahat di malam ini, terima kasih Tuban Amin
Editor : Alfianne Lumantow