Pembacaan Alkitab : Imamat 25:18-22
TEMA : TUHAN SUMBER BERKAT! APAKAH YANG PERLU DITAKUTKAN?
"Aku akan memerintahkan berkat-Ku kepadamu pada tahun ke enam, supaya tanah itu memberi hasil untuk tiga tahun" (ay.21)
Saudaraku, pernahkah engkau merasa khawatir ketika keuangan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan? Atau merasa terhimpit persoalan hingga bingung harus melangkah ke mana?
Saya pun pernah mengalaminya, dan mungkin saat ini ada di antara kita yang sedang bergumul dengan hal serupa.
Dalam kondisi seperti itu, pertanyaan yang kerap muncul ialah: apakah Tuhan mengetahui keadaan kita? Apakah Dia peduli? Firman malam ini menolong kita menemukan jawabannya. Mari cek kebenarannya.
Perikop ini menyampaikan dua janji penting dari Tuhan. Pertama, ketika umat hidup taat melakukan perintah-Nya, mereka akan menikmati berkat dan kesejahteraan.
Tanah akan memberi hasil yang cukup, bahkan berlimpah, sehingga mereka dapat hidup dengan aman dan tenteram (ayat 18-19).
Kedua, sekalipun ada aturan Tahun Sabat yang membuat mereka hanya menanam dan menuai selama enam tahun, Tuhan berjanji mencukupkan kebutuhan mereka.
Hasil pada tahun keenam akan cukup bukan hanya untuk satu tahun, melainkan sampai tiga tahun (ayat 20-22).
Mereka tidak akan kelaparan karena Tuhan melimpahkan berkat-Nya berlipatkali ganda. Luar biasa, bukan? Ini menegaskan bahwa pemeliharaan Tuhan melampaui perhitungan manusia.
Saudaraku, sabda Tuhan malam ini menjawab kegelisahan kita: JANGAN KUATIR ataupun TAKUT! Tuhan tahu kegelisahanmu, IA tahu kebutuhanmu, LA pasti menolongmu.
Jika terasa lambat, jangan takut, Tuhan tahu waktu terbaik. Dia sedang mengajar kita untuk sungguh pasrah pada-Nya dan mengandalkan Dia.
Apa pun pengalamanmu hari ini, menyenangkan atau melelahkan, lakukan ini: tarik napas dalam, hembuskan dan katakan, "terimakasih Tuhan untuk semua pengalaman di hari ini.
Aku percaya hidupku selalu dalam tangan kasih-Mu". Dan katakan ini pada dirimu: TUHAN SUMBER BERKATI APAKAH YANG PERLU DITAKUTKAN? Amin.
Doa: Tuhanku, terimakasih untuk sabda Mu ini, kuserahkan seluruh gumulku dalam tangan-Mu dan berikan ku istirahat yang tenang karena Engkaulah yang memelihara hidupku. Amin
Editor : Alfianne Lumantow