Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 4 November 2026,  Habakuk 2:6-14  Evaluasi Diri Peringatan Tuh

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Habakuk 2:6-14

TEMA : "EVALUASI DIRI: PERINGATAN TUHAN"

"Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air menutupi lautan" (ay. 14)

Sidharta Gautama (563-483 SM), seorang pangeran dari India, meninggalkan kehidupan istana untuk mencari jawaban atas persoalan kefanaan (mortality) dan penderitaan (suffering) manusia.

Dalam perjalanannya, ia menemukan bahwa kedamaian dan ketenangan batin menjadi jalan menghadapi perubahan hidup yang penuh penderitaan.

Pengalaman itu kemudian membuatnya dikenal sebagai Buddha, artinya "dia yang tercerahkan".

Kitab Habakuk menunjukkan bahwa kedamaian dan ketenangan sejati hanya ditemukan di dalam TUHAN.

Dalam Habakuk 2:6-14, Allah menyatakan hukuman atas kejahatan melalui tiga peringatan.

Pertama (ay. 6-8), ketamakan dan tirani akan berakhir dengan kehancuran. Mereka yang memperkaya diri melalui penindasan, perampasan aset orang lain, dan kekerasan pada akhirnya akan menuai akibat dari perbuatannya sendiri.

Kedua (ay. 9-11). kebahagiaan yang dibangun di atas penderitaan sesama hanyalah semu.

Kemewahan yang diperoleh dengan cara yang tidak benar tidak akan membawa berkat, melainkan menjadi saksi yang menyatakan keadilan Allah.

Ketiga (ay. 12-14), membangun kota dengan darah dan menegakkannya melalui ketidakadilan merupakan tindakan yang bertentangan dengan kehendak TUHAN.

Segala bentuk kekuasaan yang berdiri di atas penindasan pada akhirnya akan runtuh, sebab kemuliaan Tuhan akan mengalahkan segala kejahatan, dan bumi akan dipenuhi pengenalan akan TUHAN seperti air menutupi lautan.

Saudaraku, dalam penghayatan HUT GPIB ke-78, marilah kita mengevaluasi diri.

Jauhilah ketamakan, tolaklah penyalahgunaan di atas kekuasaan, dan jangan membangun kebahagiaan penderitaan orang lain.

Hiduplah dalam takut akan TUHAN, sebab hanya Dialah sumber kedamaian, ketenangan, dan keadilan.

Ketika kemuliaan-Nya memenuhi kehidupan kita, gereja akan menjadi saksi yang menghadirkan damai, kasih, dan pengharapan bagi dunia. Amin.

 

Doa: Tuhan, jadikan keluarga kami menghormati-Mu, hidup benar, berbahagia, dan keturunan diberkati selalu. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT