Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 6 November 2026, Obaja 1:1-10  Evaluasi Diri Keangkuhan Memba

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 12:33 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Obaja 1:1-10

TEMA : "EVALUASI DIRI: KEANGKUHAN MEMBAWA KEHANCURAN"

"Bangkitlah, mari kita maju memerangi Edom!" (ay. 1b)

"Hidop orang basudara, gandong e, jang satu marah par laeng. Inga apa Mama deng Papa bilang, jang lupa kumpul basudara. "Syair lagu Maluku ini mengingatkan pentingnya hidup dalam kasih persaudaraan, saling memedulikan, dan menjauhkan keangkuhan.

Kerukunan tidak lahir dengan sendirinya, tetapi dipelihara melalui kesediaan membangun relasi yang penuh kasih.

Daud pun bersaksi, "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara-saudara sebab ke sanalah TUHAN diam bersama dengan rukun," memerintahkan berkat kehidupan (Mzm. 133).

Kisah Esau dan Yakub memperlihatkan bahwa kerukunan persaudaraan tidak selalu mudah diwujudkan.

Meskipun keduanya telah berdamai (Kej. 33), permusuhan terus berlanjut di antara keturunan mereka (Bil. 20:14-21; 1Sam. 14: 47; 2Sam. 8: 14; 1Raj. 11:14-22).

Bangsa Edom, keturunan Esau, menunjukkan keangkuhan terhadap Yehuda, keturunan Yakub.

Ketika Yehuda diserang bangsa asing, Edom tidak menolong, bahkan ikut menjarah dan mengambil keuntungan dari penderitaan saudaranya (Ob.1:1-10).

Mereka angkuh dan merasa aman karena tinggal di pegunungan berbatu dan yakin tidak ada yang mampu mengalahkan mereka.

Namun, justru keangkuhan itulah yang mendatangkan hukuman. TUHAN berfirman: "Bangkitlah, mari kita maju memerangi Edom!" (ay. 1).

TUHAN akan membuat mereka menjadi kecil dan terhina (ay.2). Keangkuhan Edom (ay. 3a) akan membuat mereka terjatuh (ay. 4).

Saudaraku, dalam penghayatan HUT GPIB ke-78, marilah kita mengevaluasi diri. Keangkuhan selalu membawa kehancuran, sedangkan kasih persaudaraan menghadirkan damai dan berkat.

Karena itu, hiduplah dengan rendah hati, jangan mengambil keuntungan dari penderitaan sesama, peliharalah persaudaraan dalam keluarga, gereja, serta masyarakat.

Takutlah akan TUHAN sebab Dialah yang meninggikan orang yang rendah hati dan memberkati setiap pembawa damai. Amin.

 

Doa: Tuhan, mampukan kami rendah hati, menjauhi keangkuban memancarkan kehadiran Mu kepada sesama Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT