JAGOSATU.com - Penyanyi Tiara Andini mengungkapkan rasa kesalnya atas kejadian yang dialaminya. Melalui akun media sosialnya, runner-up Indonesian Idol musim ke-10 tersebut menyampaikan bahwa ada seorang wartawan yang menyentuh bagian sensitifnya saat wawancara.
"Wartawan memang tidak ada sopan santun atau bagaimana ya? Bagaimana mungkin mereka mewawancarai seseorang dan secara berulang menyentuh bagian tubuh saya yang sensitif dan seharusnya tidak disentuh?" tulis Tiara dalam akun Twitter-nya.
Merasa risih, Tiara Andini memberikan peringatan kepada wartawan tersebut. Namun, wartawan itu tampak tidak menghiraukan peringatannya dan tetap melakukan tindakan yang tidak pantas. Tiara akhirnya menyimpulkan bahwa wartawan tersebut dengan sengaja melakukan pelecehan.
"Saya sudah mengingatkan mereka, tetapi tetap saja... mengapa? Ini tidak menghormati. Jika begini caranya, itu bisa dianggap sebagai perilaku yang tidak pantas," tegasnya.
Meskipun demikian, penyanyi kelahiran Jember, pada tanggal 23 September 2001, tidak menyebutkan nama wartawan tersebut atau media di mana wartawan tersebut bekerja.
Baca Juga: 'Mission: Impossible 7' Mencapai Rp3,5 Triliun selama Pekan Pertama
Netizen yang melihat unggahan Tiara Andini langsung memberikan dukungan dengan komentar-komentar yang mendukung tindakan Tiara untuk berbicara tentang tindakan yang tidak menyenangkan yang dialaminya.
"Mau dia wartawan atau siapa pun, itu sudah masuk ke dalam pelecehan sepertinya, karena saya juga merasa risih jika ada yang menyentuh bagian sensitif. Bahkan sebagai orang biasa, rasanya ingin melawan jika ada yang menyentuh tanpa izin," tutur akun lastri.9898.
"Bersembunyi di balik etika tapi tidak memiliki etika. Kalau ada yang salah, langsung saja. Sekarang ini, hal-hal mudah menjadi viral, yang sulit adalah ketika kita diserang balik dan harus membuktikan ini dan itu," sahut akun palawija8.
"Aneh juga. Saya juga seorang wartawan, tapi saat mewawancarai narasumber biasanya menjaga jarak dan wartawan lainnya biasanya memberikan ruang kepada narasumber agar tidak terlalu dekat," ujar akun umnhst_. (*) (JPG)
Editor : Tesalonika Pontororing