JAGOSATU.COM - Musim hujan telah tiba di Indonesia sejak bulan November 2023. BMKG memprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Desember hingga Februari.
Saat hujan terkadang membawa kesyahduan bila memandang rintikan hujan yang memahat kaca jendela dengan kesejukan yang dibuatnya.
Saat itulah terkadang ingin merenung dan mendengarkan lagu-lagu yang syahdu.
Berikut rekomendasi 10 lagu tentang hujan yang dapat menemani menikmati kesyahduan musim hujan yang dapat didengarkan di aplikasi pemutar lagu seperti Spotify:
1. Musim Hujan- Hivi!
Lagu yang telah diputar lebih dari 4 juta kali di Spotify ini dengan pembawaan yang ceria menceritakan kerinduan kepada seseorang.
Berikut liriknya:
Musim hujan akhirnya datang
Aku telah merindukannya
Musim hujan selalu terkenang
Aku mengingat indahnya
Dan hujan datang kemari
Temani diriku yang sepi
Deru derasnya mengiringi
Setiap kata yang berbisik di hati
Dan hujan datang kembali
Temani diriku yang sunyi
Jangan berhenti menyirami
Hingga ku terbangun di esok pagi
Musim hujan tahun sekarang
Masih teringat dirinya
Musim hujan yang akan datang
Aku harus relakannya
Dan hujan datang kemari
Temani diriku yang sepi
Deru derasnya mengiringi
Setiap kata yang berbisik di hati
Dan hujan datang kembali
Temani diriku yang sunyi
Jangan berhenti menyirami
Hingga ku terbangun di esok pagi
Musim hujan selamat datang
Janganlah engkau cepat menghilang
Dan hujan datang kemari
Temani diriku yang sepi
Deru derasnya mengiringi
Setiap kata yang berbisik di hati
Dan hujan datang kembali
Temani diriku yang sunyi
Jangan berhenti menyirami
Hingga ku terbangun di esok pagi
Dan hujan datang kemari
Temani diriku yang sepi
Deru derasnya mengiringi
Setiap kata yang berbisik di hati
Dan hujan datang kembali
Temani diriku yang sunyi
Jangan berhenti menyirami
Hingga ku terbangun di esok pagi
Musim hujan yang akan datang
Aku harus relakannya
(Musim hujan)
2. Hujan – Reda Gaudiamo
Lagu yang dinyanyikan Reda Gaudiamo yang pernah menyanyikan musikalisasi puisi-puisi Sapardi Djoko Damono menceritakan soal air mata yang tersamarkan oleh air hujan.
Berikut liriknya:
Hujan tak pernah jatuh
Di tempat yang sama
Pada wajahmu
Ketika meneras
Barulah air mata
Bisa kausamarkan
Di antaranya
3. Dan Hujan I – Gardika Gigih
Lagu yang berdurasi 5 menit 45 detik menjadi bagian Album Nyala. Lagu ini menjadi Original Soundtrack Film ‘Budi Pekerti’ yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja
Berikut liriknya:
Bilakah esok kan cerah
Datang melepas jiwa lelah
Bayang nan muram
Ditelan dinginnya malam
Ku sendiri terpaku
Diterpa hujan
Dan airmata, jatuh
Bersama hujan
4. Desember – Efek Rumah Kaca
Lagu yang dirilis pada 2017 ini mengisahkan kesabaran seseorang yang menanti hujan reda untuk melihat pelangi.
Berikut liriknya:
Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Di balik awan hitam
Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini
Menanti seperti pelangi setia
Menunggu hujan reda
Aku selalu suka sehabis
Hujan di bulan Desember
Di bulan Desember
Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Di balik awan hitam
Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini
Menanti seperti pelangi setia
Menunggu hujan reda
Aku selalu suka sehabis
Hujan di bulan Desember
Di bulan Desember
You might also like
Melankolia
Efek Rumah Kaca
Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa
Efek Rumah Kaca
Laki-Laki Pemalu
Efek Rumah Kaca
Sampai nanti ketika hujan tak lagi meneteskan
Duka meretas luka sampai hujan
Memulihkan luka
Aku selalu suka sehabis
Hujan di bulan Desember
Di bulan Desember
Karena aku selalu suka sehabis
Hujan di bulan Desember
Di bulan Desember
Seperti pelangi, setia
Menunggu hujan reda
5. Hujan di Mimpi – Banda Neira
Hujan di Mimpi menjadi salah satu lagu Banda Neira di Album Berjalan Lebih Jauh yang dirilis pada 2013.
Lagu ini menceritakan seseorang yang menjadi dirinya sendiri saat bersama orang yang memberikannya kenyamanan.
Berikut lirik lagunya:
Semesta bicara tanpa bersuara
Semesta ia kadang buta aksara
Sepi itu indah ha percayalah
Membisu itu ha anugerah
Seperti hadirmu di kala gempa
Jujur dan tanpa bersandiwara
Teduhnya seperti hujan di mimpi
Berdua kita berlari
Semesta bergulir tak kenal arah
Seperti langkah-langkah menuju kaki langit
Seperti genangan akankah bertahan
Atau perlahan menjadi lautan
Seperti hadirmu di kala gempa
Jujur dan tanpa bersandiwara
Teduhnya seperti hujan di mimpi
Berdua kita berlari
Seperti hadirmu di kala gempa
Jujur dan tanpa bersandiwara
Teduhnya seperti hujan di mimpi
Berdua kita berlari
6. Hujan Bulan Juni – Dua Ibu
Lagu ini merupakan musikalisasi dari Puisi Sapardi Djokodamono dengan judul yang sama. Puisi tersebut juga telah menjadi karya lainnya seperti novel, novel grafik, dan film.
Berikut liriknya:
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
7. Rintik Hujan – Hivi!
Lagu yang dirilis pada 2022 ini Hivi! Berkolaborasi dengan Gerald Situmorang, Ify Alyssa, dan Sri Hanuraga. Lagu ini menceritakan kesenangan saat hujan tiba yang memberikan waktu istirahat dalam mengejar mimpi.
Berikut liriknya:
Bermain rintik hujan
Kala itu ku merasa
Tiada duka lara
Yang mengusik hari-hari
Tak kukenal gundah
Kala itu ku merasa
Tiada air mata
Hanya hujan bawa riang
Rintik seakan menghentikanku
Dari berjalannya waktu
Dan aku menari
Bersamamu, kekasih hati
Oh, bahagianya
Bila bisa sejenak berhenti untuk
Mengejar cita (mengejar mimpi)
Mengingat memori untuk bisa lari lagi
Tenang, musim hujan belum pergi
Memberi waktu kita sejenak bernafas
Karena rintik seakan menghentikanku
Dari berjalannya waktu dan aku menari
Bersamamu, kekasih hati (kekasih hati)
Sebelum musim berganti
Oh, bahagianya
Bila bisa sejenak berhenti untuk
Mengejar cita, mengejar mimpi
Mengingat memori untuk bisa lari lagi
Oh, bahagianya
Bila bisa sejenak berhenti untuk
Mengejar cita, mengejar mimpi
Mengingat memorimu
Beristirahatlah untuk bisa lari lagi
8. Denting – Petra Shihombing
Lagu yang dinyanyikan ulang oleh Petra Shihombing ini awalnya dinyayikan oleh sang penulis, Melly Goeslow.
Lagu yang dinyanyikan Melly Goeslaw juga menjadi Original Soundtrack Film ‘Ada Apa Dengan Cinta?’
Berikut liriknya:
Denting yang berbunyi dari dinding kamarku
Sadarkan diriku dari lamunan panjang
Tak terasa malam kini semakin larut
Ku masih terjaga
Sayang kau di mana aku ingin bersama
Aku butuh semua untuk tepiskan rindu
Mungkinkah kau di sana merasa yang sama
Seperti dinginku di malam ini
Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini
Kita menari dalam rindu yang indah
Sepi ku rasa hatiku saat ini oh sayangku
Jika kau di sini aku tenang
Sayang kau di mana aku ingin bersama
Aku butuh semua untuk tepiskan rindu
Mungkinkah kau di sana merasa yang sama
Seperti dinginku di malam ini
Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini
Kita menari dalam rindu yang indah
Sepi ku rasa hatiku saat ini oh sayangku
Jika kau di sini aku tenang
9. Dialog Hujan – Febry Rufi
Lagu yang dinyanyikan oleh Febry Rufi ini menjadi satu dari tujuh lagu di Album Bersenjagurau yang dirilis pada 2017. Lagu ini menceritakan kedamaian saat hujan.
Berikut liriknya:
Bicara rindu
Bicara haru
Luangkan ruang imajimu
Bernyanyi merdu
Bernyanyi sendu
Bebaskan birunya hatimu
Tanpa kata, tanpa nada
Rintik hujan pun menafsirkan kedamaian
Hanya rasa, hanya prasangka
Yang terdengar di dalam dialog hujan
Tanpa kata, tanpa nada
Rintik hujan pun menafsirkan kedamaian
Hanya rasa, hanya prasangka
Yang terdengar di dalam
Tanpa kata, tanpa nada
Rintik hujan pun menafsirkan kedamaian
Hanya rasa, hanya prasangka
Yang terdengar di dalam dialog hujan
10. Jangan Melamun Saat Hujan – Kunto Aji
Lagu Jangan Melamun Saat Hujan merupakan salah satu lagu dari Album Pengantar Purifikasi Pikir yang dirilis Kunto Aji pada 2023. Lagu ini mengingatkan agar tidak melamun saat hujan agar kenangan mengganggu pikiran.
Berikut liriknya:
Jangan melamun saat hujan
Jangan, jangan, jangan
Kau kan terhanyut dalam kenangan
Hilang, hilang, hilang
Rintik mesin waktu mengajakmu terbang menjauh
Jauh, jauh, jauh
Jauh di khayalan
Jangan melamun saat hujan
Jangan, jangan, jangan
Jangan melamun saat hujan
Jangan, jangan, jangan
Walau kadang hangat yang datang bersama senyumku
Tapi ada satu yang lemah yang kurang dariku
Aku, aku, aku
Aku suka hujan
Jangan melamun saat hujan
Jangan, jangan, jangan. (jpg)