JAGOSATU.COM– Game rilisan terbaru Nintendo, Rhythm Heaven Groove, resmi menduduki posisi pertama dalam chart penjualan game fisik Jepang untuk periode 29 Juni hingga 5 Juli 2026, dengan angka penjualan mencapai 393.378 unit, menurut data yang dihimpun Famitsu dan dilaporkan VGChartz.
Berdasarkan laporan tersebut, pencapaian ini menjadikan Rhythm Heaven Groove sebagai entri baru pertama dalam seri Rhythm Heaven setelah lebih dari sebelas tahun absen sejak perilisan Rhythm Heaven Megamix pada 2015 di Nintendo 3DS.
Di posisi kedua, gim Ganbare Goemon Daishuugou! debut dengan penjualan 60.428 unit untuk versi Nintendo Switch, sementara versi PlayStation 5-nya turut debut di posisi keenam dengan 8.773 unit, menurut data yang sama.
Angka penjualan Rhythm Heaven Groove ini disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah waralaba tersebut, jauh melampaui pencapaian sebelumnya yang dipegang oleh Rhythm Heaven: The Best Plus di Nintendo 3DS dengan sekitar 158.000 unit pada 2015, sebagaimana dilaporkan GameTrader.SG.
Pencapaian tersebut juga melampaui penjualan versi Wii pada 2011 yang tercatat sebanyak 118.173 unit di pekan pertama, sehingga menjadikan Groove sebagai entri dengan penjualan pekan pertama lebih dari dua kali lipat dibandingkan rekor sebelumnya, menurut GameTrader.SG.
Rhythm Heaven Groove sendiri resmi dirilis secara global pada 2 Juli 2026 untuk platform Nintendo Switch, menghadirkan lebih dari 80 minigame ritme single-player serta 30 minigame multiplayer, sebagaimana dicatat Wikipedia.
Selain mode utama, game ini turut menghadirkan mode permainan bergaya RPG bernama "Beatspell", di mana pemain menggunakan kombinasi tombol berbasis ritme untuk melancarkan mantra dalam melawan monster, menurut penjelasan yang dihimpun Wikipedia.
Dari segi ulasan kritikus, Rhythm Heaven Groove mendapatkan skor 34 dari 40 oleh empat kritikus Famitsu, dengan rincian dua nilai 8/10 dan dua nilai 9/10, sementara di platform OpenCritic sebanyak 91 persen kritikus merekomendasikan game ini, sebagaimana dilaporkan GameTrader.SG.
Menurut analisis yang dihimpun GAMES.GG, penjualan 393.378 unit tersebut merepresentasikan tingkat attach rate fisik sekitar 1,9 persen dari basis instalasi Nintendo Switch di Jepang yang mencapai sekitar 20 juta unit, angka yang disebut mengesankan untuk sebuah seri yang telah absen lebih dari satu dekade.
Empat posisi teratas dalam chart penjualan pekan tersebut seluruhnya diisi oleh game Nintendo Switch generasi pertama, menandakan basis instalasi platform tersebut masih terus menghasilkan penjualan software yang signifikan meski usianya telah mencapai sembilan tahun, sebagaimana dicatat GAMES.GG.
Dari sisi penjualan perangkat keras, Nintendo Switch 2 tetap menjadi konsol terlaris di Jepang pada pekan yang sama dengan 32.797 unit terjual, sebagaimana dilaporkan OtakuKart.
Rhythm Heaven Groove dijual dengan harga 39,99 dolar Amerika Serikat dan turut menghadirkan musik gubahan komposer lama seri ini, Tsunku, dengan vokal dari sejumlah musisi termasuk Ado, menurut catatan Wikipedia dan PUNCH JUMP.
Dengan capaian debut yang kuat ini, sejumlah pengamat industri game menilai Nintendo berpotensi menghidupkan kembali waralaba Rhythm Heaven secara lebih signifikan di pasar global, alih-alih sekadar menjadi produk nostalgia bagi penggemar lama, sebagaimana disampaikan GAMES.GG.
Editor : ALengkong