JAGOSATU.COM - Penyakit autoimun terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang jaringan sehat, menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.
Pengobatan konvensional menggunakan obat imunosupresif seperti steroid dan metotreksat dapat memberikan perbaikan sementara, tetapi sering kali memiliki efek samping jangka panjang dan memerlukan penggunaan seumur hidup.
Terapi sel punca, khususnya sel punca mesenkimal, menawarkan pendekatan yang lebih efektif dalam mengatasi penyakit autoimun.
Sel punca ini tidak hanya membantu memperbaiki jaringan yang rusak, tetapi juga dapat memodulasi sistem imun tubuh untuk menghentikan respon patologis tanpa menekan kemampuan tubuh melawan infeksi.
Sel punca mesenkimal bekerja dengan memproduksi agen antiinflamasi di area yang meradang dan meningkatkan produksi sel T regulator, yang melindungi tubuh dari serangan imunologis.
Dengan kemampuan ini, terapi sel punca dapat menyembuhkan jaringan yang rusak dan mengurangi peradangan pada penyakit seperti artritis reumatoid, lupus, dan multiple sclerosis.
Berbeda dengan terapi konvensional, terapi sel punca memberikan harapan baru bagi pasien dengan risiko efek samping yang lebih rendah, serta potensi penyembuhan yang lebih mendalam dan berkelanjutan. (*)
Editor : Tina Mamangkey