Arkeologi Bali Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Jawa Kalimantan Kesehatan Lifestyle & Hiburan Maluku Nasional Nusa Tenggara Timur Olahraga Papua Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Misteri Kaus Kaki Bolong Jude Bellingham di Piala Dunia: Bukan Gaya, Ini Fungsi Medisnya

ALengkong • Kamis, 9 Juli 2026 | 12:12 WIB
Kaos kaki bolong-bolong Jude Bellingham (Foto: Europa Press Sports)
Kaos kaki bolong-bolong Jude Bellingham (Foto: Europa Press Sports)

JagoSatu.com - Fenomena unik kembali terlihat di lapangan hijau ketika bintang sepak bola, Jude Bellingham, tampil memukau di turnamen Piala Dunia dengan mengenakan kaus kaki yang sengaja dilubangi pada bagian belakang betisnya.

Penampilan pemain muda berbakat tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, memicu rasa penasaran para penggemar sepak bola di seluruh dunia mengenai alasan di balik kebiasaan tersebut.

Ternyata, kebiasaan melubangi kaus kaki bukan sekadar gaya, melainkan memiliki fungsi medis dan kebugaran yang penting bagi atlet profesional yang bertanding dengan intensitas tinggi.

Kaus kaki sepak bola modern umumnya dirancang dengan bahan kompresi yang ketat agar pelindung tulang kering tetap berada pada posisinya selama pertandingan berlangsung.

Namun, tekanan berlebih dari material tersebut dapat menghambat sirkulasi darah pada otot betis, terutama saat pemain bergerak aktif sepanjang pertandingan.

Dengan membuat lubang pada area betis, pemain dapat mengurangi tekanan kompresi sehingga pergerakan otot menjadi lebih bebas dan alami.

Sirkulasi darah yang lebih lancar berperan penting dalam mencegah penumpukan asam laktat, yang menjadi penyebab utama kram dan kelelahan otot.

Selain itu, pengurangan tekanan pada betis juga dapat membantu menurunkan risiko cedera otot, seperti robekan yang sering dialami pemain di level kompetisi tinggi.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru, karena sejumlah pemain seperti Bukayo Saka dan Kyle Walker juga pernah terlihat melakukan hal serupa.

Praktik modifikasi perlengkapan ini kini mulai diterima oleh staf medis tim, mengingat manfaatnya dalam menjaga kebugaran pemain lebih penting dibandingkan aspek estetika.

Seiring meningkatnya tuntutan fisik dalam sepak bola modern, adaptasi seperti ini kemungkinan akan semakin sering terlihat demi menjaga performa pemain tetap optimal sepanjang pertandingan. 

Editor : ALengkong
#Kesehatan Olahraga #Piala Dunia #Sepak Bola #Jude Bellingham