Mengenal Perbedaan Mendasar Antara Yoga dan Pilates untuk Tubuh

ALengkong • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 09:35 WIB
Ilustrasi dua wanita yang tampak bersemangat melakukan olahraga di ruang terbuka dengan latar belakang pemandangan sawah.
Ilustrasi dua wanita yang tampak bersemangat melakukan olahraga di ruang terbuka dengan latar belakang pemandangan sawah.

JagoSatu.com - Menjaga kesehatan diri kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari karena memberikan dampak besar bagi kesehatan fisik maupun mental. Beragam aktivitas fisik dapat dipilih untuk berolahraga, di antaranya yoga dan pilates yang saat ini semakin populer di kalangan masyarakat.

Sekilas, kedua jenis latihan ini tampak serupa. Namun, yoga dan pilates memiliki karakteristik, fokus, serta tujuan yang berbeda. Pakar kebugaran Diego Moya, PhD, dalam keterangannya yang dikutip dari Hello! Magazine pada Minggu (22/2/2026), menjelaskan bahwa keduanya memiliki kesamaan dalam menghubungkan tubuh, pikiran, dan napas.

Baik yoga maupun pilates menempatkan teknik pernapasan sadar (conscious breathing) sebagai pilar utama. Teknik ini tidak hanya membantu distribusi oksigen secara optimal ke seluruh tubuh, tetapi juga mendorong seseorang untuk tetap hadir pada momen saat ini. Menurut Moya, pendekatan ini efektif dalam menurunkan tingkat stres sekaligus menciptakan rasa tenang yang mendalam.

Kedua latihan ini juga fleksibel karena dapat dilakukan di berbagai tempat, baik di rumah, studio, maupun ruang terbuka. Berolahraga di alam terbuka memberikan kesegaran pikiran melalui interaksi dengan lingkungan, sementara latihan di dalam ruangan dapat didukung oleh musik relaksasi untuk menciptakan suasana yang kondusif.

Di sisi lain, yoga dikenal sebagai disiplin kuno yang memadukan postur fisik (asana), teknik pernapasan (pranayama), dan meditasi. Tujuan utamanya adalah mencapai keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Manfaat yoga tidak hanya terbatas pada peningkatan fleksibilitas, tetapi juga mencakup penurunan hormon stres (kortisol), perbaikan suasana hati, serta peningkatan kualitas tidur.

Latihan yoga secara rutin juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan rasa percaya diri melalui hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri. Salah satu bagian penting dalam sesi yoga adalah Savasana, yaitu pose relaksasi yang dilakukan di akhir latihan. Meskipun terlihat sederhana, pose ini berperan besar dalam mengembalikan keseimbangan energi dan melepaskan ketegangan yang tersisa di dalam tubuh.

Dengan memahami perbedaan dan manfaat masing-masing, masyarakat dapat memilih jenis latihan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kebugaran mereka.

Editor : ALengkong
pilates Kesehatan Yoga Kebugaran