Jagosatu.com - The Sims telah menjadi game simulasi kehidupan yang legendaris, dicintai oleh penggemarnya selama bertahun-tahun. Namun, ada sebuah game PC terbaru yang mulai mencuri perhatian dan dianggap sebagai pesaing kuat bagi The Sims, yaitu InZoi, yang dikembangkan oleh KRAFTON menggunakan Unreal Engine 5.
Di ajang Gamescom Opening Night Live baru-baru ini, InZoi memamerkan trailer gameplay terbaru yang membuat banyak orang semakin penasaran. Visual yang ditampilkan tampak lebih realistis dibandingkan The Sims, dan game ini menawarkan sejumlah fitur yang belum pernah ada di seri The Sims mana pun.
Sejak awal, InZoi sudah menunjukkan bahwa game ini menggunakan konsep open world, di mana pemain dapat menjelajahi peta yang luas dengan bebas. Tidak seperti The Sims yang mengandalkan klik untuk mengarahkan karakter, di InZoi, pemain bisa mengontrol karakter langsung dengan menggunakan tombol WASD pada keyboard. Ini memberikan pengalaman lebih interaktif, baik saat mengelilingi rumah maupun kota. Di kota, visual yang ditampilkan sangat realistis, dengan gedung-gedung tinggi yang menyerupai dunia nyata, meskipun akses ke interior bangunan masih agak terbatas.
Salah satu fitur menarik dalam InZoi adalah kemampuan untuk mengendarai mobil. Pemain dapat memilih sudut pandang orang ketiga atau pandangan orang pertama dari kursi pengemudi. Selama berkendara, pemain bisa mengalami kemacetan lalu lintas, dan jika ingin bersantai, fitur Auto Drive memungkinkan mobil untuk mengemudi sendiri. Uniknya, interaksi antar karakter dalam game juga sangat dinamis. Jika terjadi kecelakaan lalu lintas, karakter bisa marah dan karakter lain yang menabrak akan mengakui kesalahannya.
InZoi juga memperkenalkan sistem viralitas yang unik, di mana karakter bisa menyebarkan tren, gaya berpakaian, atau bahkan penyakit seperti flu. Jika karakter Anda tertular flu, ada kemungkinan karakter lain juga ikut tertular. Sistem rumor ini belum pernah ada di game simulasi sebelumnya dan menambah tingkat realisme dalam permainan.
Kebutuhan dasar karakter dalam InZoi juga dihadirkan dengan tujuh pengukur, seperti Hunger, Hygiene, Bathroom, Fun, Social, Energy, dan Sleep. Meskipun sekilas mirip dengan The Sims, InZoi memisahkan Energy dan Sleep, di mana Energy menggambarkan seberapa lama karakter bisa beraktivitas, sementara Sleep menunjukkan seberapa tahan karakter tetap terjaga.
InZoi juga memiliki sistem pekerjaan yang lebih interaktif dibandingkan The Sims. Setiap pekerjaan memiliki daftar tugas yang harus diselesaikan, misalnya jika karakter menjadi kasir, mereka harus membersihkan toko dan melayani pelanggan. Karakter juga bisa memilih berbagai profesi, mulai dari pemadam kebakaran hingga trainee idola pop, dengan masing-masing profesi menawarkan pengalaman bermain yang berbeda.
Interaksi sosial dalam game ini juga cukup mendalam, dengan opsi obrolan yang bervariasi berdasarkan suasana hati karakter. Pemain dapat memilih interaksi yang sesuai, mulai dari percakapan santai hingga menggoda karakter lain untuk menjalin hubungan lebih dalam. Uniknya, interaksi ini dibagi menjadi tiga kategori: keluarga, bisnis, dan persahabatan.
Salah satu fitur yang paling menarik dalam InZoi adalah alat generative AI yang memungkinkan pemain untuk menciptakan pola karakter dari teks yang dimasukkan. Alat ini juga dapat digunakan untuk menambahkan interior dalam rumah dengan hanya memasukkan deskripsi teks tertentu.
Dalam mode Build, InZoi memungkinkan pemain untuk membuat furnitur khusus dengan memadukan berbagai elemen seperti kaki kursi kantor dan sandaran kursi anyaman. Pemain juga dapat memilih bahan, pola, dan warna untuk setiap bagian objek, serta menciptakan objek 3D dengan mengunggah foto yang kemudian diproses oleh 3D Printer dalam game.
InZoi baru saja merilis versi demo di Steam, namun fitur-fitur yang ditawarkannya sudah sangat menarik dan memberikan pengalaman simulasi yang mungkin akan menjadi pesaing kuat bagi The Sims. Bagi para penggemar game simulasi, InZoi adalah game yang patut dicoba.
(R. Jong)