Festival Film San Sebastian Umumkan Jajaran Film Baru Mike Leigh dan Pablo Larrain di Kompetisi Utama

ALengkong • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 21:46 WIB
San Sebastian International Film Festival (Foto : Euskadi)
San Sebastian International Film Festival (Foto : Euskadi)

 

Festival Film San Sebastian secara resmi mengumumkan deretan karya terbaru dari sutradara ternama Mike Leigh, Pablo Larrain, dan Hans Petter Moland yang masuk dalam kompetisi utama perebutan penghargaan Kerang Emas atau Golden Shell pada Selasa (28/7/2026). Pengumuman ini memperkuat jajaran film internasional yang akan bersaing ketat pada helatan edisi ke-74 mendatang.

Ajang festival film bergengsi yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 26 September 2026 tersebut menghadirkan beragam karya sinematik dari berbagai negara. Jajaran film yang bersaing mencakup drama Inggris karya Mike Leigh berjudul Tender Loving Care serta karya adaptasi dari Hans Petter Moland berjudul Growth of the Soil.

Sutradara asal Chile Pablo Larrain turut meramaikan kompetisi melalui karya bertajuk My Sad Dead. Mini seri produksi Netflix tersebut akan ditayangkan secara khusus sebagai satu film fitur utuh berdurasi empat jam penuh di hadapan para penonton festival.

Sektor drama Prancis juga diwakili oleh sutradara Nicole Garcia melalui film berjudul Milo. Sinema tersebut menampilkan aktris peraih penghargaan Marion Cotillard yang beradu peran dengan aktor muda Théodore Pellerin.

Selain itu, novelis ternama asal Jepang Maha Harada akan menandai debut penyutradarannya melalui film berjudul In My Father’s Room. Kehadiran karya ini semakin memperkaya keberagaman genre dan asal negara para peserta kompetisi tahun ini.

Kembalinya Para Sutradara Peraih Penghargaan

Sejumlah sutradara yang pernah meraih penghargaan tertinggi di Festival Film San Sebastian kembali bertarung dalam edisi kompetisi tahun ini. Sutradara asal Argentina Benjamín Naishtat kembali bersaing lewat film Glaxo setelah sebelumnya meraih penghargaan sutradara terbaik pada 2018 dan skenario terbaik pada 2023.

Film Glaxo yang disutradarai Naishtat mengambil latar waktu tahun 1950-an dan diadaptasi dari novel karya penulis Argentina Hernán Ronsino. Sinema ini dibintangi oleh jajaran pemeran ternama seperti Lali Espósito, Marcelo Subiotto, dan Esteban Bigliardi.

Sutradara asal Turki Yeşim Ustaoğlu juga kembali ke ajang ini dengan membawa karya terbarunya berjudul What Remains. Ustaoğlu sebelumnya pernah memenangkan penghargaan Golden Shell pada edisi 2008 lewat film Pandora’s Box yang juga mengantarkan aktris Tsilla Chelton meraih gelar pemeran utama wanita terbaik.

Representasi Sinema dan Seri Televisi Spanyol

Tuan rumah Spanyol turut memperkuat jajaran seleksi resmi kompetisi dengan menghadirkan tiga film fitur pilihan dari sutradara lokal. Tiga film Spanyol yang telah diumumkan sebelumnya adalah El mal padre karya Roberto Bueso, 5 more minutes dari Javier Ruiz Caldera, serta Saints yang disutradarai Mikel Gurrea.

Di luar jalur kompetisi utama, festival ini juga akan menayangkan dua seri televisi Spanyol terbaru bagi para penikmat tayangan episodik. Dua judul yang disiapkan adalah El castillo yang disutradarai Elena Martín Gimeno bersama Sandra Romero, serta seri Beyond Society karya Carlos Torres.

Penyelenggara festival juga menjadwalkan program penayangan khusus yang menampilkan empat judul film pilihan lainnya. Jajaran pemutaran khusus tersebut mencakup The Last Goodbye dari Koldo Almandoz, Pray for Us karya Daniel Monzón, The Harvester buatan David Pérez Sañudo, serta Bajañí dari sutradara Fernando Trueba.

Rangkaian pengumuman ini melengkapi persiapan penyelenggaran Festival Film San Sebastian ke-74 yang akan diselenggarakan pertengahan September 2026 mendatang. Kehadiran deretan sutradara kawakan serta sineas muda berbakat diproyeksikan akan menjadikan festival tahunan ini sebagai salah satu agenda sinema terpenting di Spanyol.

Editor : ALengkong
"san sebastian film festival" "mike leigh" "pablo larrain" "golden shell"