JagoSatu.com - Cara seseorang menikmati musik ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh selera terhadap genre tertentu, tetapi juga berkaitan erat dengan karakter atau kepribadiannya. Ada yang lebih suka mendengarkan lagu sendirian, namun tak sedikit pula yang menjadikan musik sebagai aktivitas sosial bersama teman. Temuan ini terungkap dalam penelitian terbaru dari Universitas Jyväskylä, Finlandia, yang dipimpin oleh Alessandro Ansani dan timnya, dikutip dari Psychology Today, Sabtu (11/7) waktu setempat.
Untuk mengukur kecenderungan tersebut, para peneliti mengembangkan instrumen bernama Individual and Social Music Listening Scale (ISMUS-LI), yang dirancang untuk menilai sejauh mana seseorang menikmati musik secara individual maupun dalam situasi sosial. Instrumen ini mencakup sejumlah pernyataan, misalnya apakah seseorang merasa lebih terhubung dengan musik saat mendengarkannya sendirian, atau justru merasa pengalaman bermusik menjadi lebih menyenangkan ketika bersama teman.
Penelitian ini melibatkan 179 responden dewasa dari berbagai negara dengan rata-rata usia 33 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar peserta lebih menyukai mendengarkan musik seorang diri dibandingkan bersama orang lain. Namun, semakin bertambah usia seseorang, kecenderungan menikmati musik bersama orang lain juga ikut meningkat. Para peneliti menduga hal ini berkaitan dengan kebutuhan anak muda untuk menggunakan musik sebagai sarana mengeksplorasi jati diri secara personal pada masa perkembangan mereka.
Studi tersebut juga menemukan hubungan yang cukup kuat antara tipe kepribadian dan preferensi mendengarkan musik. Orang dengan tingkat ekstroversi tinggi cenderung lebih menikmati pengalaman mendengarkan musik dalam suasana sosial, sementara individu dengan tingkat neurotisisme tinggi lebih memilih menikmati musik secara sendirian. Menurut peneliti, mereka yang gemar mendengarkan musik bersama orang lain juga cenderung menyukai genre yang mudah dinikmati secara berkelompok, seperti pop, rap, R&B, dan musik dansa. Sebaliknya, mereka yang lebih senang mendengarkan musik sendirian umumnya memanfaatkan musik sebagai media refleksi diri dan untuk memperdalam pengalaman emosional.
Para peneliti turut menyoroti bahwa preferensi tersebut tidak selalu berkaitan semata dengan sifat introvert atau ekstrovert. Gaya berpikir sosial dan kemampuan berempati diduga turut berperan dalam menentukan apakah seseorang lebih menikmati pengalaman bermusik secara kolektif atau personal.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman menikmati musik tidak hanya ditentukan oleh kualitas lagu atau penampilan sang musisi, melainkan juga oleh fungsi yang ingin diperoleh pendengar dari musik itu sendiri. Bagi sebagian orang, musik menjadi ruang untuk merenung dan memahami diri sendiri, sementara bagi yang lain, musik merupakan sarana membangun kedekatan sosial, menari, atau berbagi pengalaman bersama orang-orang di sekitarnya.
Editor : ALengkongSumber : https://www.antaranews.com/berita/5647388/kepribadian-memengaruhi-cara-seseorang-menikmati-musik