JAGOSATU.COM - Mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (26/12) pukul 10.45 WIB di RSPAD Gatot Soebroto.
Enembe sebelumnya mengalami penurunan kondisi kesehatan saat menjalani sidang kasus korupsi yang melibatkan dirinya.
"Mengutip Antara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengimbau masyarakat Papua untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada 27–29 Desember 2023 sebagai penghormatan terakhir kepada Lukas Enembe sebagai mantan Gubernur Papua," kata Plt Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Yohanes Walio.
Imbauan ini disampaikan dalam rapat bersama Kapolda Papua, Danrem 172/Praja Wira Yakti Kodam XVII/Cenderawasih, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Papua.
Yohanes Walio menyampaikan duka cita dan harapannya agar masyarakat menjaga kedamaian serta mendoakan sebagai bentuk penghormatan kepada mantan gubernur tersebut.
Kuasa Hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona, menyatakan bahwa mantan gubernur tersebut tidak mengalami penurunan kondisi sebelum meninggal.
“Tadi kira-kira jam 9-an beliau bangun, lalu ada yang biasa menemani.
Beliau bangun dari tempat tidur berdiri kira-kira satu menit, lalu minta tidur kembali. Begitu mau tidur kembali dalam keadaan berdiri, maaf saja beliau tidak ada nafas lagi," ujarnya.
Pattyona juga mengungkapkan pertemuan terakhirnya dengan Lukas Enembe pada Senin (25/12) malam.
"Saya pribadi mengunjungi bapak jam sembilan malam. Bapak masih makan kentang dikasih mamah karena kemarin Natal tidak datang," kata Pattyona.
Jenazah Lukas Enembe dijadwalkan diterbangkan ke Papua pada Kamis (28/12) dini hari.
"Memang penerbangan dikatakan jam 12.00 (malam), tetapi tadi kami dapat informasi dari airline (maskapai), jadi jam 01.00 subuh, Kamis, dan nanti landing di Papua jam 07.00 pagi," ucap Pattyona.
Pattyona juga menyampaikan bahwa telah berkoordinasi dengan Polri terkait pemulangan jenazah Lukas Enembe ke Papua. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey