Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pengabdian dan Pengorbanan: Profil Kopda Hendrianto, Prajurit TNI yang Tewas Ditembak KKB Usai Amankan Natal

Toar Rotulung • Rabu, 27 Desember 2023 | 12:59 WIB

Potret Prajurit TNI saat mendapatkan perawatan lebih lanjut usai diserang Kelompok Separatis Teroris Papua. (Puspen TNI)
Potret Prajurit TNI saat mendapatkan perawatan lebih lanjut usai diserang Kelompok Separatis Teroris Papua. (Puspen TNI)

JAGOSATU.COM
- Kopda Hendrianto, seorang prajurit TNI dari Yonif 133/Yudha Sakti Padang, Sumatera Barat, menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Maybrat, Papua Barat Daya.

Insiden tersebut terjadi setelah Hendrianto dan rekan-rekannya selesai melakukan pengamanan Natal.

Ketika diserang oleh KKB, prajurit TNI melawan dengan membalas tembakan, namun sayangnya, Hendrianto terkena tembakan di kepala, khususnya pipi sebelah kanan, dan mengalami pendarahan hebat.

Seorang prajurit lainnya juga terluka di bagian perut, tetapi dapat diselamatkan.

Kopda Hendrianto, yang berasal dari Koto Dian Rawang, Kabupaten Kerinci, Jambi, lahir pada 2 Mei 1987. Dia adalah sosok yang bertanggung jawab kepada keluarganya dan rajin dalam beribadah, meskipun sedang bertugas.

Hendrianto meninggalkan istri dan dua anak kecil, yang saat ini berusia 8 tahun dan 6 tahun. Selain menjadi pukulan bagi keluarga besar TNI, kepergian Hendrianto juga memberikan dampak emosional yang besar pada keluarganya.

Pria tersebut sebenarnya dijadwalkan untuk menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) satu tingkat lebih tinggi sebagai penghargaan atas tugasnya di luar batas.

Editor : Toar Rotulung
#Kopda Hendrianto #Prajurit TNI Tewas Diserang KKB #TNI