Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pembangunan 1.000 Unit Kamar di Kampung Haji Makkah Dimulai

Pratama Karamoy • 2026-02-09 11:37:19
Presiden Prabowo Subianto menyapa jemaah yang hadir dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, kemarin (8/2).
Presiden Prabowo Subianto menyapa jemaah yang hadir dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, kemarin (8/2).

MALANG – Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan rencana pembangunan kampung haji di Arab Saudi. Dengan kampung tersebut, biaya haji bakal turun maksimal dalam tiga tahun mendatang. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU Jawa Timur, kemarin (8/2).

Pantauan Radar Malang Grup Jawa Pos, Prabowo datang sekitar pukul 06.45 WIB. Tokoh lain yang hadir, antara lain, Ketua MPR Ahmad Muzani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

 

Ada juga Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah pejabat lain. Di sela terik matahari, Presiden memberikan sambutan cukup lama, sekitar setengah jam. Jemaah yang hadir di area dalam stadion sempat meneriakkan "Prabowo NU" berkali-kali.

Prabowo menuturkan, Indonesia mendapatkan keistimewaan dari Kerajaan Arab Saudi. Sebab, Indonesia akan menjadi satu-satunya negara yang nantinya memiliki lahan khusus di Makkah. Lahan itu bakal digunakan untuk membangun kampung haji. "Mereka mengubah undang-undang untuk memberikan penghormatan kepada bangsa Indonesia. Akibat ini, banyak negara lain menyusul ingin memiliki lahan," ujarnya.

 

Kampung haji tersebut, lanjut Prabowo, akan dibangun dalam waktu sekitar tiga tahun. Dengan adanya fasilitas baru, jemaah asal Indonesia tidak perlu lagi menyewa hotel di Makkah. Dengan demikian, biaya haji akan lebih murah dibandingkan sekarang.

"Nanti dijamin jemaah mendapatkan hunian yang layak dan pelayanannya akan terbaik. Saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia," tegas Prabowo. Pada 2026, jumlah hunian yang dibangun di kampung haji sekitar 1.000 kamar. Jumlah itu akan bertambah secara bertahap.

 

Baca Juga: 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Berdiri pada Mei–Juni

 

Telah Beli Hotel dengan Tiga Tower

Pembangunan kampung haji di Makkah menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo. Megaproyek itu melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan kementerian serta lembaga teknis terkait. Beberapa waktu lalu Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani melaporkan perkembangan pembangunan kampung haji kepada Prabowo. Rosan menyampaikan bahwa dirinya secara langsung ditugaskan Presiden Prabowo untuk menindaklanjuti rencana tersebut. Sebagai langkah awal, pemerintah telah membeli satu hotel di daerah Thakher, Makkah. Hotel itu berkapasitas 1.461 kamar di 3 tower.

Selain itu, pemerintah juga telah membeli lahan seluas total lima hektare yang berada di depan hotel tersebut. Di sana akan dibangun kawasan kampung haji berupa 13 tower dan 1 mal. Rosan menyampaikan bahwa akses menuju Masjidilharam akan semakin mudah dengan pembangunan jembatan penghubung yang saat ini tengah berlangsung.

Pada tahun ini pembangunan jembatan ditarget rampung. "Nama jembatan itu adalah Jembatan Al-Hujun," ucap Rosan. Dia menjelaskan, hotel yang telah dibeli dengan kapasitas 1.461 kamar tersebut dapat menampung sekitar 4.383 jemaah haji Indonesia. Melalui rencana pembangunan 13 tower/menara tambahan, kapasitas akan meningkat secara signifikan. "Dengan kita membangun 13 tower itu, total kamarnya bisa menjadi 6.025 kamar, dan itu akan bisa mencakup jemaah haji kurang lebih total menjadi lebih dari 23 ribu," imbuhnya.

 

Pada bagian lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Indonesia mendapat privilige dari pemerintah Saudi untuk memilih lahan kampung haji di Makkah. "Dan Presiden sudah memilih lahan yang strategis, lokasinya hanya sekitar 500 meter dari Masjidilharam," terangnya. Nantinya, di atas lahan itu akan dibangun hotel, mal, klinik, hingga food court. "Kita berharap jemaah haji Indonesia memiliki tempat yang nyaman dan representatif, baik dari sisi makanan maupun pelayanan kesehatan," katanya.

Bukan hanya untuk jemaah haji, kampung haji juga bisa dimanfaatkan untuk jemaah umrah. "Dalam setahun jemaah umrah kita sekitar 1,8 juta orang," katanya. Dia juga menerangkan, hotel yang ada di kampung haji memiliki tarif yang murah. "Kita target semurah mungkin karena tujuan akhir pemerintah adalah mengurangi biaya haji," katanya. Selain membangun kampung haji, lanjut dia, pemerintah juga sedang bernegosiasi untuk menambah jumlah flight dari Indonesia ke Saudi. (adk/oni/jawa pos)

 

Editor : Pratama Karamoy
#Haji #Nasional