Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Terpaksa Meniti "Gondola" Buntut Jembatan Ambrol Di Perbatasan Ponorogo–Trenggalek, Pembangunan Terkendala Kewenangan

Pratama Karamoy • 2026-02-18 14:46:08
SOLUSI SEMENTARA: Warga Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Ponorogo, Jawa Timur, memanfaatkan gondola rakitan untuk aktivitas sehari-hari.
SOLUSI SEMENTARA: Warga Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Ponorogo, Jawa Timur, memanfaatkan gondola rakitan untuk aktivitas sehari-hari.

PONOROGO – Beginilah repotnya ketika infrastruktur yang berada persis di perbatasan dua kabupaten rusak. Kewenangan memperbaiki menjadi kendala. Akhirnya, rakyatlah yang menjadi korban. Namun, rakyat pula yang berdaya usaha sendiri menemukan jalan keluarnya. 

Seperti dilaporkan Radar Ponorogo Grup Jawa Pos, setiap hari warga Desa Gedangan Kecamatan Ngranyun Kabupaten Ponorogo terpaksa menggunakan ”gondola” rakitan atau semacam kereta gantung untuk menyeberang ke wilayah Seberang Sungai Jabak. Wilayah itu masuk Desa Depok Kecamatan Panggul kabupaten Trenggalek.

 

Jembatan tersebut ambrol pada Januari lalu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo Jamus Kunto Purnomo mengatakan, kondisi jembatan milik warga Dusun Purworejo, Desa Gedangan, tersebut telah diinventarisasi. Dibangun secara swadaya oleh masyarakat desa, pihaknya mengamini keberadaan jembatan tersebut terbentur status kewenangan.

Jembatan tersebut bukan dibangun di jalan milik kabupaten maupun poros desa. ”Memang kewenangan ini menjadi kendala karena bukan status aset pemkab,” terangnya.

Selain masalah kewenangan, pihaknya perlu cermat mengidentifikasi karena jembatan berada persis di perbatasan Ponorogo dan Trenggalek. Apakah menjadi tanggung jawab Pemkab Ponorogo atau Kabupaten Trenggalek?

Masalah administrasi dan salah kucuran anggaran berpotensi memperburuk status jembatan kelak. ”Apakah nanti bisa dilakukan penganggaran oleh Pemkab Ponorogo atau Trenggalek, ini juga sedang kami koordinasikan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Awal Puasa Tidak Serentak, Menag Serukan Kebersamaan, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Besok, Muhammadiyah Hari Ini

 

Koordinasi dengan DPRD Jatim

Jamus memastikan, Pemkab Ponorogo tidak lantas berpangku tangan. Beberapa waktu lalu pihaknya telah berkoordinasi dengan DPRD Jawa Timur untuk menakar potensi pembangunan jembatan di perbatasan tersebut.

Salah satunya opsi usulan hibah anggaran kepada pemerintah desa (pemdes) setempat. Untuk selanjutnya membangun jembatan atau melakukan perbaikan. ”Ini sudah kami laporkan ke pimpinan. Opsi-opsi dan kendala kami terangkan juga, termasuk bagaimana nanti solusinya,” katanya. (gen/kid/ttg/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#Nasional