LUMAJANG – Sepuluh orang tersambar petir saat berada di Pantai Bambang dan Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (28/3). Sengatan kilat itu menewaskan Alvin, 23, warga Desa Candipuro. Sementara, satu korban mengalami koma serta delapan pengunjung lainnya luka ringan.
Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi (Pidm) Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, delapan orang tersambar petir di Pantai Bambang. Salah satunya Alvin. "Korban dinyatakan meninggal," ujarnya.
Enam korban yang luka ringan adalah Riyanto, 25, Tomi, 22, dan Dadang, 25. Ketiganya warga Desa Jarit. Lalu, Junaidi, 22, dan Sutikno, 23, dari Desa Sumberejo. Sedangkan Fagis Garna, 24, beralamat di Desa Candipuro.
Sementara, dua orang lainnya tersengat petir di Pantai Watu Pecak. Keduanya mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke puskesmas dan RSUD Pasirian.
Baca Juga: Setelah Hormuz, Selat Bab al Mandab Bakal Diblokade
Cuaca Ekstrem
Menurut Suprapto, sebagian besar pengunjung sudah meninggalkan pantai saat cuaca mulai memburuk. Namun, sejumlah orang memilih berada di pantai sembari menunggu hujan reda.
Di Pantai Bambang, ketika hujan, wisatawan berteduh di pondok beratap terpal. Namun, bangunan semi permanen itu justru disambar petir. Suprapto menyebut, korban yang tersambar langsung hilang kesadaran. "Mereka dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat," paparnya.
Tak Sadarkan Diri
Dua korban sambaran halilintar di Pantai Watu Pecak adalah kakek dan cucu. Mereka adalah pemilik warung di sekitar lokasi. Saat kejadian, guntur menyambar tepat di dekat warung. (son/aph)
Editor : Pratama Karamoy